Terkini




Setelah mempertimbangkan berbagai variabel dari 21 nama yang masuk ke Majelis Tinggi Jakarta Bersyariah, maka dengan ini memutuskan lima bakal calon Gubernur Muslim yaitu :

1. Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra. (Kode YIM).
2. Letjen.purn. Sjafrie Sjamsoeddin.(Kode SS).
3. Dr. Adhyaksa Dault.(Kode AD).
4. Dr. Ihsanuddin Noorsy. (Kode IN).
5. Sandhyaga Uno. (Kode SU)

Majelis Tinggi Jakarta Bersyariah menyerukan kepada Rakyat Jakarta untuk berpartisipasi dalam pooling pendapat terhadap kelima bakal calon tersebut diatas melalui sms/wa :

Nama/Umur/Alamat Jakarta dan NIK/Gubernur Pilihan Saya....(tulis Kode sesuai 5 Balon GMJ di atas)

Lalu kirim ke nmr HP 081-8383-994.

Pengumuman Hasil Polling tgl 29 Juli 2016.

Sumber : http://www.habibrizieq.com/2016/07/majelis-tinggi-jakarta-bersyariah.html

FPI Online, Jakarta - Gerakan ulama yang tergabung dalam Majelis Pelayan Jakarta (MPJ) dan Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) secara bersama melakukan konferensi pers di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/7) lalu. Sinerginya kedua forum ulama tersebut menyatukan gerakan untuk memenangkan Gubernur Muslim di DKI Jakarta.
 
Kata juru bicara MPJ, Ustaz Bachtiar Nasir, kenapa Jakarta harus dipimpin seorang muslim. "Ya iyalah Bali juga kan harus Hindu, NTT juga harus Kristen. Jadi gapapa dong dan wajar kalau Jakarta yang mayoritas muslim itu pemimpinnya juga harus muslim," ujarnya santai.
 
"Dan ketika bicara muslim, seharusnya dia orang yang pastinya profesional, jujur, amanah, santun," tambahnya.
 
Menurut dia, hal tersebut tidaklah sara. "Karena ini bagian hak kita berserikat yang dilindungi undang-undang. Jadi, tidak ada sara disini," jelasnya.
 
Dan mereka juga menginginkan pemimpin dari kalangan mereka juga kok. Di dalam Alquran telah dijelaskan bahwa orang-orang kafir juga bersatu saling mendukung satu sama lain. "Coba saja silahkan dibongkar itu suaranya KTP Ahok, niscaya akan benar ayat Alquran, bahwa mereka saling mendukung," terang Ustaz Bachtiar.
 
"Jadi kalau mereka bilang jangan bawa-bawa agama, lha mereka sendiri sering pake isu agama juga. Mulai dari jilbab dan jargon misalnya kalimat; gue muslim tapi KTP buat Ahok," katanya.
 
"Sekali lagi tidak ada sara disini, ini hanyalah sebuah upaya agar menjadi proporsional," tandasnya.
 
Suara-Islam.Online


FPI Online, Jakarta - Imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Muhammad Rizieq Syihab tak pernah bosan mensosialisasikan wacana Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Bersyariah dalam setiap ceramah, termasuk melalui tulisannya.

Menurutnya, keliru jika ada orang yang mengatakan Indonesia tidak bisa menjalankan syariat Islam. Padahal fakta dilapangan, yang terjadi justru sebaliknya.

Fakta yang pertama, kata Habib Rizieq, hukum Islam dalam ibadah seperti shalat, puasa, zakat dan haji sudah sejak lama berlaku di Negara Pancasila Indonesia.

Kedua, hukum keluarga Islam seperti pernikahan, perceraian, waris, wasiat, hibah dan waqaf sudah sejak lama berjalan di Negara Pancasila Indonesia. "Bahkan negara telah menyediakan perangkat hukumnya seperti Pengadilan Agama dan KHI (Kompilasi Hukum Islam)," jelasnya dikutip dari Habibrizieq.com, Jumat (22/7/2016).

Yang ketiga, hukum pendidikan Islam juga sudah lama dilaksanakan, sehingga di seluruh pelosok Negara Pancasila Indonesia tumbuh subur sistem pendidikan pesantren dan madrasah yang diakui resmi oleh negara.

Lalu yang keempat, hukum ekonomi Islam juga sudah marak berjalan di Negara Pancasila Indonesia, sehingga sistem ekonomi syariah mulai digandrungi, seperti lembaga keuangan syariah, perbankan syariah, pergadaian syariah, leasing syariah, dan lain sebagainya.

Ada pun hukum pidana Islam masih dalam proses perjuangan untuk diterapkan, karena memang tidak ada larangan dalam Konstitusi Negara Pancasila Indonesia untuk penerapan syariat Islam.

Karena itu, ia menyerukan, "Ayo, wujudkan NKRI Bersyariah!"


red: Abdullah

PM PERTAMA TURKI

FPI Online, Turki - Perdana Menteri pertama Turki yang terpilih secara demokratis adalah Ali Adnan Menderes. Dia terpilih secara demokratis pada tahun 1950. Dengan Partai Demokrasi yang dia dirikan, dia berhasil mengalahkan partai penguasa yaitu Partai Ataturk.

Program Partai Demokrasi yang beliau kampanye waktu itu adalah program yang sekilas sangat sederhana. Bahkan semua analisis barat dan AS menganggap program-program tersebut akan gagal total.

Program yang dia kampanyekan menjelang pemilu waktu itu adalah:
1. Mengembalikan adzan ke dalam bahasa Arab. Karena Kamal Ataturk telah merubahnya ke bahasa Turki.
2. Rakyat Turki dibolehkan pergi haji.
3. Pembelajaran agama di sekolah dan membangun kembali madrasah.
4. Menghapuskan intervensi negara dalam pakaian wanita. Wanita muslimah dibolehkan memakai hijab.

Begitu pemilu berlangsung, hasilnya betul-betul diluar dugaan para pengamat. Partai Demokrasi menang telak dengan raihan 318 kursi, dan partai Ataturk kalah telak dengan hanya 32 kursi. Maka terpilihlah Adnan Menderes sebagai PM pertama, dan ketua umum Partai Demokrasi Jalal Bayaar sebagai Presiden Turki.

Begitu beliau dilantik sebagai PM, beliau segera merealisasikan janji kampanyenya. Beliau langsungkan Sidang pertama kabinetnya pada awal bulan Ramadhan, dan beliau berikan hadiah Ramadhan yang mulia bagi seluruh rakyat Turki, berupa: Adzan kembali berbahasa arab, mencabut UU larangan pakaian muslimah, pendididkan agama di sekolah dan pemakmuran masjid.
Kemudian pada pemilu 1954, Adnan Menderes bersama partainya kembali menang telak. Sedangkan Partai Ataturk semakin terjungkal menjadi 24 kursi.

Adnan menderes melanjutkan program Islamisasinya. Dia buka pembelajaran bahasa Arab, tilawah Al Quran dan tafsirnya disemua jenjang pendidikan sampai SLTA. Beliau mendirikan 10 ribu masjid, 25 ribu sekolah tahfizh Quran, 22 ribu Sekolah khusus untuk menghasilkan para Khatib, muballigh dan da'i serta pengajar Al Quran. Dia berikan izin untuk terbitnya buku-buku dan majalah yang mengajak kembali kepada Islam. Masjid-masjid lama yang telah dijadikan gudang oleh rezim sebelumnya (Ataturk) dikembalikan fungsinya sebagai tempat ibadah.

Dalam politik luar negerinya, Adnan menderes menjalin kedekatan hubungan diplomatik dengan negara-negara Arab, dan mulai menjauh secara bertahap dari Israel. Obat-obatan dan barang dagangan asal Israel diperiksa dengan sangat ketat untuk bisa masuk ke Turki.

Tahun 1956 dia mengusir Dubes Israel. Akibatnya seluruh kekuatan anti Islam membidiknya. Upaya-upaya menjatuhkannya terus berlangsung. Bahkan beliau sempat selamat secara ajaib ketika pesawat yang beliau naiki bersama petinggi pemerintahan Turki lainnya jatuh pada tahun 1959.
Karena politiknya yang semakin dekat dengan Islam dan negara-negara Islam, akhirnya para jenderal militer melakukan kudeta pada tahun 1960, dengan berbagai tuduhan jahat yang mereka buat. Adnan Menderes syahid ditiang gantung kudeta militer.
Begitulah sejarah kelam militer Turki. Setiap kali Perdana Menteri membawa Islam ke Turki, menghidupkannya dan menyebarkannya, seperti Adnan Menderes, Najmuddin Arbakan dan Rajab Thoyyib Erdogan, maka nasibnya akan sama, selalu mereka kudeta.


Semoga Allah merahmati Asy Syahid Adnan Menderes, dan menjaga hambaNya Erdogan dari seluruh makar musuh Islam.

Red : Abdullah 


 
Liberal benci Erdogan karena menghapus Sekularisme dari Turky. Syiah benci Erdogan karena membantu Oposisi Suriah melawan Rezim Syiah Bassar Al-Asad. Takfiri benci Erdogan karena memerangi ISIS.
Aneka Analisa Pembenci Erdogan memfitnah Erdogan sebagai kaki tangan AS dan Israel, serta merekayasa Kudeta hanya untuk kepentingan politik pribadi dengan mengorbankan rakyat tak berdosa, lalu menyamakannya dengan Hitler.
Tapi yang jelas : Jutaan Rakyat Turky turun ke jalan menggagalkan kudeta untuk membela Erdogan. Dan ribuan Pemuda Hamas di Gaza turun ke jalan merayakan kemenangan Erdogan melawan Kudeta Militer.
Tentu, Rakyat Turky tidak akan turun ke jalan jika Erdogan kaki tangan AS. Dan Pemuda Hamas juga tidak akan turun ke jalan jika Erdogan kaki tangan Israel.
Lihat Fakta ... Jangan Terbius Analisa ... Agar Tidak Termakan Fitnah ... !!!

Wallaahul Musta'aan.


PERPECAHAN INDONESIA, PANCASILA atau PANCAGILA ???!!!

Pejabat yang berteriak Pancasila tapi Rasis dan Fasis serta tidak tegas terhadap separatis dan teroris, bahkan jadi antek Asing adalah PENDUSTA BESAR.

Si Pendusta macam itu bukan menjunjung tinggi Persatuan Indonesia, tapi menjunjung tinggi Perpecahan Indonesia.

Dia bukan ikut Pancasila, tapi dia ikut Pancagila.

Ayo ..., selamatkan Pancasila dari Para Pemuja Pancagila yang berkedok Pancasila ... !!!


KEMANUSIAAN YANG ZHOLIM DAN BIADAB, PANCASILA atau PANCAGILA ???!!!

Pejabat yang berteriak Pancasila tapi tidak jujur dan tidak adil serta tidak bermoral, bahkan zholim terhadap rakyat Indonesia, adalah PENDUSTA BESAR.

Si Pendusta macam itu bukan menjunjung tinggi Kemanusiaan yang adil dan beradab, tapi menjunjung tinggi Kemanusiaan yang Zholim dan Biadab.

Dia bukan ikut Pancasila, tapi dia ikut Pancagila.

Ayo ..., selamatkan Pancasila dari Para Pemuja Pancagila yang berkedok Pancasila ... !!!

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.