Terkini

FPI Online, Garut - Hilal Merah Indonesia Front Pembela Islam (HILMI - FPI) Kembali membuktikan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan akibat menjadi korban bencana alam.

Kali ini, saya juang FPI yang bernama Hilal Merah Indonesua Front Pembela Islam atau biasa disebut Hilmi-FPI membuka posko pengobatan gratis kepasa masyarakat Garut dan Sumedang yang beberapa waktu lalu terkena musibah banjir akibat luapan sungai Cimanuk. Pada Selasa (20/9/2016)

 Hilmi FPI Pusat mengirim 6 anggotanya untuk segera memberikan pertolongan kepada warga Garut dan Sumedang, sebelumnya Posko Kemanusiaan FPI DPW FPI Kota Garut dan Sumedang juga sudah didirikan sejak awal terjadinya bencana.

Di lengkapi dengan peralatan oprasi kecil dan obat-obatan standar medis, team Hilmi - FPI diberangkatkan ke Garut dan Sumedang, Jawa Barat. Pada Minggu (25/9/2016)

Rata-rata warga yang datang untuk berobat ke posko Hilim - FPI mengalami luka-luka akibat terkena pecahan matrial rumah yang terseret arus banjir, dan banyak juga warga yang terkena penyakit gatal-gatal, deman, sesak pernafasan, dan diare akibat kesulitan mendapat air bersih.

Bagi para Donatur yang ingin berpartisipasi memberikan bantuannya bisa melalui transfer ke rekening "Kemanusiaan FPI" No. 7001440707 (Bank Syariah Mandiri)

Konfirmasi Transfer :
- Ketua DPP HILMI
Hb Ali Al-Hamid : 081287888377
- Sekretaris HILMI
Ustad Tarmizi : 081315766486

FPI Online, Garut - Hilal Merah Indonesia Front Pembela Islam (HILMI - FPI) Membuka posko kesehatan gratis untuk warga Garut dan Sumedang yang terkena bencana banjir bandang dan longsor.

Alhamdulilah posko kesehatan yang dibuka oleh HILMI - FPI banyak didatangi warga setempat yang ingin berobat atau sekedar memeriksakan kesehatannya.

Bukan sekedar memberikan kesehatan gratis, HILIMI - FPI juga memberikan santunan kepada warga setempat yang membutuhkan bantuan, berupa :

1. Makanan Minuman
2. Pakaian
3. Obat-obatan
4. Selimut
5. Susu dan Pampers Bayi
6. Makanan balita
7. Pembalut
8. Perlengkapan sekolah

Bagi Anda yang ingin berpartisipasi membantu meringankan penderitaan para korban, silahkan langsung datang ke Posko Relawan Bencana DPW FPI Garut dan Posko HILMI FPI di Kp. Rengganis RW 02 Kel Paminggir Kec Garut Kota.

Atau bagi Anda yang jauh, bisa memberikan donasinya melalui transfer ke rekening "Kemanusiaan FPI" No. 7001440707 (Bank Syariah Mandiri)

Contac Person :

- KOORDINATOR POSKO.
Kang Opan : 085223580409
- Ketua DPP HILMI
Hb Ali Al-Hamid : 081287888377
- Sekretaris HILMI
Ustad Tarmizi : 081315766486
- Ketua DPW FPI Garut
Ustad Sulaeman : 085352135442.

FPI Online, Jakarta - Imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Muhammad Rizieq Syihab menyerukan kepada dua elemen gerakan ulama di Gubernur Muslim Jakarta (GMJ) dan Majelis Pelayan Jakarta (MPJ) sebagai unsur utama Perisai (Pengawal Risalah Istiqlal) agar tetap gigih memperjuangkan satu kandidat calon gubernur Muslim.

"Ayo tetap berjuang supaya Koalisi Kekeluargaan tidak pecah untuk kembali bersatu dengan hanya Satu pasang Cagub - Cawagub Muslim," kata Ustadz Bachtiar Nasir membacakan pesan singkat dari Habib Rizieq pada Rapat Luar Biasa Umat Islam di Masjid Al-Barkah Asy-Syafii, Tebet, Jakarta, Jumat (23/9/2016).

Habib Rizieq, lanjut Ustadz Bachtiar, menawarkan solusi saling menuntungkan untuk dua kubu calon gubernur Muslim.

"Tawaran Win-Win Solusi. Sandi - Agus atau sebaliknya Agus - Sandi, karena calon lain sudah mereka tolak dan mereka berselisih di dua figur tersebut," ungkapnya membacakan.

Sambung Ustadz Bachtiar, Habib Rizieq dalam pesannya mendoakan semoga para pengambil keputusan mendapat taufiq dan hidayah, sehingga lebih mengedepankan 'Izzul Islam wal Muslimin hanya untuk meraih ridha Allah Ta’ala.

"Ayo terus berusaha menyatukan kedua kubu, dengan sabar dan tegar, tanpa caci maki dan hinaan," tandasnya menirukan pesan Habin Rizieq.

Sekadar diketahui, sejumlah tokoh dan ulama menggelar "Rapat Luar Biasa Umat Islam," dalam rangka menyikapi kubu calon gubernur Muslim untuk pemilihan kepala daerah di Jakarta.
Rapat luar biasa berupaya menyatukan dua kubu calon gubernur Muslim. Menurut informasi yang diperoleh Voa-Islam, rapat luar biasa mengirim tim untuk melobi dua kubu gubernur Muslim. [voa-islam]

FPI Online, Makassar - Aksi yang dilakukan sejumlah masyarakat Kompleks Patompo bersama Front Pembela Islam (FPI), diketahui terjadi untuk menghentikan pembangunan Gereja Toraja Jalan Cendrawasih III, Jumat (23/9/2016).

Menurut Humas FPI, Arman Rahman, aksi yang dilakukan kali ini atas dasar penerimaan laporan dari warga Patompo yang menganggap, pembangunan Gereja ini tidak dilengkapi dengan IMB.

"Dua hari lalu, ada warga yang datang ke kantor untuk melapor terkait pembangunan gereja yang tidak dilengkapi dengan IMB. Memang dulu waktu pembangunan walikota yang letakkan batu pertama tapi belum tentu ada izinnya," kata Arman sesaat lalu.

Ia menjelaskan, pihaknya terpaksa melakukan aksi lantaran warga kompleks Patompo menolak keras pembangunan Gereja Bunturannu, karena dianggap banyak jemaat yang tidak bermukim di Kompleks Patompo.

"Sudah tidak sesuai dengan jemaat yang bermukim di kawasan kompleks Patompo. Warga juga merasa tidak pernah mendatangi persetujuan pembanguan Gereja," jelasnya.

Untuk itu, mereka yang mengatasnamakan warga Patompo menolak pembangunan lantai tiga Gereja Toraja. Para warga pun sudah menyetujui pemberhentian pembangunan gereja.

Aksi yang berlangsung kurang lebih satu jam ini akhirnya berhenti setelah, kedua pihak dari FPI dan Pengelola Gereja melakukan negosiasi. Walaupun begitu, FPI masih akan melakukan aksi susulan apabila masih terdapat pembangun gereja. [news.rakyatku.com]

FPI Online, Makassar - Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang, ikut bereaksi dengan aksi pengepungan Gereja Toraja Klasis Makassar oleh FPI, Jumat (23/9/2016).

Agus secara tegas meminta agar semua pihak menahan diri dan tak terprovokasi.
Menurutnya, insiden ini harus segera ditangani pemerintah, tanpa campur tangan pihak lain.
Termasuk dalam hal izin pembangunan gereja tersebut yang dipersoalkan warga sekitar yang mengundang reaksi FPI.

"Izin pendirian rumah ibadah sudah punya aturan. Silakan pengurus gereja menyelesaikan," ujar Agus kepada Rakyatku.com, siang tadi.
 
Agus juga secara tegas meminta Pemerintah Kota Makassar segera turun tangan menengahi. "Jangan sampai melebar. Karena ini menyentuh persoalan agama," tandasnya.

Terkhusus FPI, Agus pun meminta agar tak bertindak berlebihan. "Serahkan ke aparat pemerintah dan kepolisian untuk menangani. Kepada seluruh masyarakat saya imbau untuk sama-sama menjaga daerah kita agar tetap kondusif," pintanya. [http://news.rakyatku.com]

FPI Online, Garut - Ratusan Relawan FPI Nasional dari Jawa Barat di terjukan ke lokasi bencana banjir bandang dan longsor di Garut, Relawan FPI bekerjasama dengan TNI mengevakuasi korban yang tertimpah reruntuhan bangunan.

Semua korban yang meninggal dan masih hidup diantar ke RS.Guntur untuk didata secara teliti dan di identifikasi secara benar dan akurat sesuai alamat korban masing-masing.

Ini daftar sementara, hari Kamis Tgl 22/09/2016 Pukul 08.25 Wib. Data terakhir korban Meninggal dunia yang sudah Teridentifikasi di RS.Guntur Jl.Bratayudha Garut :

1. Bpk H Nawawi (65 th) Alamat Asrama Lap. Paris
2. Ibu Iis (35 th) Alamat Asrama Lap. Paris
3. Irsyad Dwi maulana (8 th) Anak dari Ibu Iis
4. Bayi laki laki a.n Rezal (8 bln) Alamat Kp. Sumbersari
5. Tn Rehal (4 Th) Alamat Lap. Paris
6. Ahmat solihin (4 th) Alamat Kp. Bojong sidika Ds. Haurpanggung Kec. Tarogong Kidul.
7. Ny Siti (25 Th) Alamat cimacam
8. Bpk Deni (23 Th) Alamat Bayongbong
9. Ny Sari (70 Th) Alamat Lap. Paris
10. Ny santi (38 Th) Alamat Lapang Paris Kel. Sukakarya Kec. Tarkid.
11. Ny Nunung (70 Th) Alamat Lap. Paris
12. Ny Repina (7 Th) Alamat Lapang Paris Kel. Sukakarya Kec. Tarkid.
13. Bpk Jana (35 Th) Alamat Kp. Bojong Larang.
14. Bpk Aceng Daryana (35 Th ) Alamat Kel.Jayaraga Kec.Tarkid.
15. Ny Nuryati (58Th) Alamat Lap. Paris
16. Neng Fitriani (8 Th) Alamat Kp. Bojong Sudika.
17. Ny. Entin Kartini (62 Th) Alamat Lap. Paris
18. Diana (4 Th) Alamat Kp.Lap. Paris
19. Fika (4 Th) Alamat Kp. Cimacan
20. Ny Nonoh (40 Th) Alamat Torogong Kidul
21. Wanda (8 Th) Alamat Lap. Paris.
22. Ny Oom (83) Alamat Lap. Paris.
23. Dzikri (9 Th) Alamat Lap. Paris
24. Ny Dede sumiati (52 Th) Almat kp patrol ds sukasenang
25. Ibu Win Sukaesih (40 Th) alamt Cireungit sukakarya kec tarkid
26. Novi (20 th) alamat lap paris.

Bagi anda yang ingin memberikan bantuan dan meringankan penderitaan para korban, yang ingin datang langsung ke lokasi bencana silahkan datang ke Posko Relawan Bencana DPW FPI Garut dan HILMI di Kp. Rengganis RW 02 Kel Paminggir Kec Garut Kota.

Atau bagi Anda yang jauh, bisa langsung transfer ke rekening Kemanusiaan FPI No. 7001440707 (Bank Syariah Mandiri).

Contact Person:
- Koordinator Posko FPI.
Kang Opan : 085223580409
- Ketua DPP HILMI.
Hb Ali Al-Hamid : 081287888377
- Sekretaris HILMI.
Ustad Tarmizi : 081315766486
- Ketua DPW FPI Garut.
Ustad Sulaeman : 085352135442



FPI Online, Bekasi - Segenap pengurus dan anggota DPW FPI dan MAWIL LPI Bekasi Raya menyampaikan turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah banjir bandang di Garut, Jawa Barat yang mengakibatkan 25 korban meninggal dunia, beberapa lainnya dilaporkan hilang, menenggelamkan sebuah masjid dan lima puluhan rumah warga serta ribuan unit rumah lainnya mengalami kerusakan.
Pasca terjadinya musibah banjir bandang pada Selasa malam (20/9/2016), sejumpah cabang FPI dari Jawa Barat dan sekitarnya berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian untuk saling bahu membahu memberikan bantuan baik moril, materil maupun tenaga.

Sebagai wujud rasa kepedulian dan empati, FPI Bekasi Raya juga turut menghimpun bala bantuan untuk meringankan beban para korban.

Sejak hari Rabu kemarin (21/9/2016). Sejumlah cabang FPI dan LPI di seluruh Bekasi Raya mulai melakukan penggalangan bantuan baik berupa uang, pakaian layak pakai, sembako dan berbagai macam logistik yang dibutuhkan oleh para korban di sana.

Penggalangan bantuan dilakukan dengan berbagai macam cara, mulai pengumpulan dana dari kantong pribadi masing-masing anggota, mengumpulkan dari tetangga dan kerabat terdekat, membuka pos-pos kemanusiaan di sejumlah masjid, Musholla, sekolah, kampus, tempat bekerja hingga turun ke jalan guna mengumpulkan bantuan dari masyarakat.

Aksi penggalangan dana oleh puluhan personel FPI dan LPI Bekasi Raya yang tersebar di sejumlah titik ini mendapat perhatian dan apresiasi dari masyarakat sekitar.

Warga beramai-ramai menyerahkan bantuan untuk disalurkan kepada mereka yang tengah dalam pengungsian dengan kondisi memprihatinkan.

Hingga Jum'at dini hari (22/9/2016) pukul 1.30 WIB telah terkumpul bantuan berupa uang tunai sekitar Rp. 18.362.000 (delapan belas juta tiga ratus enam puluh dua ribu rupiah), satu truk berisi ratusan karung pakaian layak pakai dan beberapa jenis bantuan lainnya.

Sampai kabar ini dipublikasikan, jumlah bantuan baik berupa uang tunai ataupun logistik kemungkinan masih akan terus bertambah.

Rencananya, DPW FPI Bekasi Raya akan mengirimkan bantuan dari Markas DPW FPI Bekasi Raya Jalan Raya Kemang 18, Kelurahan Jati Cempaka, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi pada Jum'at siang (23/9/2016) usai sholat Jum'at sekaligus menerjunkan sejumlah relawan untuk bertahan di lokasi selama diperlukan.

Kepada seluruh masyarakat Bekasi yang telah mempercayakan kepada FPI Bekasi Raya untuk menyalurkan donasi dan uluran tangan dari anda, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Sedikit dari kita Insya Allah sangat bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang terimbas bencana.

Semoga Allah memberikan balasan kepada kita dengan balasan yang terbaik. Tak lupa kami mewakili seluruh relawan tanggap bencana dari FPI Bekasi Raya, memohon doa kepada saudara-saudari sekalian agar tim kami dapat sampai ke lokasi bencana dengan selamat dan berbagai macam bantuan yang kami salurkan benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi para korban.[facebook.com/fpibekasirayaonline]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.