Terkini

DIBUKA PENDAFTARAN PESANTREN RAMADHAN
Markaz Syariah Mega Mendung Bogor bersama Hb.M.Rizieq Syihab dkk, tgl 1 s/d 20 Ramadhan 1437 H.
Materi Kajian :
Aqidah Aswaja
Ilmu Faroidh
Mushtholah Tafsir & Hadits
FIqih Ibadat & Ushul Fiqih
Sorotan thd Syiah & Wahabi
Sorotan thd Liberal & Kristenisasi
Wawasan Islam ttg Politik, Ekonomi & Hukum Pidana
Kegiatan :
Shalat Berjama'ah, Ta'lim, Ifthor dan Sahur Bersama, Dzikir, I'tikaf, Dhuha, Tilawah, Khath, Khithobah, Diskusi, Riyadhoh, Tadabbur Alam dan Tarawih Satu Setengah Juz tiap malam shg Khatam Al-Qur'an malam 20 Ramadhan.
Info dan Pendaftaran :
1. Hb. Muhammad Alattas
HP : 081293212012
2. KH. Ja'far Shiddiq
HP : 081213672893
3. Ust. Asep Sofyan
HP : 085811149995
Syarat Peserta :
Pria Muslim Aqil Baligh (Usia 15 th ke atas)
Sehat Jasmani Rohani
Izin Orangtua / Wali
Bisa baca Al-Qur'an.
Wajib Bayar INFAQ utk Buku, Jaket, Sertifikat, Sarana dan Makan Minum selama 20 hari sebesar 1,5 jt rupiah.
Tempat Sangat Terbatas.


Bunuh Aktivis Islam dengan dalih TERORIS. Gusur Si Miskin dengan dalih PENATAAN KOTA. Lindungi Aliran Sesat dengan dalih KEBEBASAN BERAGAMA.Biarkan Pemurtadan dengan dalih TOLERANSI. Kembangkan LGBT dengan dalih HAM. Legalkan Miras dan Judi dengan dalih SUMBER DEVISA. Lokalisasi Prostitusi dengan dalih DAYA PIKAT WISATAWAN. Lindungi Koruptor dengan dalih TIDAK ADA NIAT.

FPI Online, Jakarta - Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara mengadakan aksi di Balai Kota Jakarta dan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (3/5/2016).
 
Menurut pernyataan sikap  Aliansi Masyarakat Jakarta Utara yang diterima Suara Islam Online, mereka menyuarakan tuntutan agar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) mundur dari jabatannya.
 
Mereka menolak keras adanya penggusuran yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terutama terhadap kawasan Luar Batang, Penjaringan. Kebijakan Ahok dinilai telah melanggar hak asasi manusia dan tidak menghargai warisan sejarah. Apalagi, terdapat sebuah masjid bersejarah dan makam Habib Husein bin Abubakar Alaydrus yang berdiri di kawasan itu.
 
"Menolak segala bentuk penggusuran kepada rakyat yang dilakukan secara tidak manusiawi dan menolak keterlibatan TNI/Polri dalam penggusuran yang selalu dijadikan alat untuk kepentingan Ahok," pinta mereka.
 
Selain itu massa juga menolak reklamasi dan meminta pembatalan rencana pembangunan 17 pulau di teluk Jakarta. "Karena itu kami mendesak Ahok untuk mundur dari Jabatan Gubernur DKI Jakarta dalam waktu sesingkat-singkatnya," tegas mereka.
 
Usai aksi di Balai Kota, massa kemudian mendatangi KPK untuk meminta Ahok ditangkap atas sejumlah kasus korupsi.

Suara-Islam.Online

FPI Online, Garut - Ratusan masa Front Pembela Islam (FPI) mendatangi sejumlah perkantoran di Pemkab Garut, terutama Perkantoran yang ada hubungan erat dengan keberadaan tempat hiburan seperti halnya kantor Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) dan Kantor Penegak Perda (Satpol PP).

Kedatangan laskar FPI pada kedua kantor tersebut untuk meminta ketegasan Pemkab Garut agar menutup tempat maksiat yang berkedok karoke yang tidak memiliki izin. Karena, diduga kuat tempat seperti ini dijadikan tempat maksiat.

Ketua DPW FPI Kabupaten Garut Ust Sulaeman mendesak ketegasan dari Pemkab Garut terutama Dinas Perizinan BPMPT "Kami meminta Kepala BPMPT untuk menutup dan tidak mengeluarkan Izin terhadap 3 tempat karoke yang di indikasi kuat dijadikan tempat maksiat pinta Ust Sulaeman kepada awak media di Kantor BPMPT Senin, (02/05/16).

Adapun pihak yang berwenang untuk menutup adalah Satpol PP, jadi saat ini juga kami dari FPI akan mendesak Satpol PP untuk bertindak tegas terhadap penegakan Perda, terumatama terhadap tiga tempat Karaoke yang tidak berizin dan juga diduga kuat tempat tempat maksiat berkedok karaoke.

Menanggapai kehadiran Ketua FPI dan sejumlah anggotanya, Kepala BPMPT Kabupaten Garut Zatzan Munajat menanggapi serius hal tersebut. Dalam dialognya kepala Satpol PP segera menanggapi dan menindaklanjuti ajuan dan usulan Ketua DPW FPI, terumatama akan menertibkan dulu tiga nama karaoke sebagaimana hasil aduan FPI yakni Karaoke Myaku Family Karaoke, Zingga Karaoke dan Romeo Karaoke.

"Kami akan memenuhi dan memastikan kalau tiga nama karaoke tersebut harus tutup selama tidak menempuh jalur yang diatur undang-undang dan Perda," tegas Zatzat.

kabarjabarnews.com

Bismillaah wal Hamdulillaah.
Assalaamu 'Alaikum Wa Rohmatullaahi Wa Barokaatuhu..

Benteng Sunni Asy'ari Syafi'i - Pesantren Alam dan Agrokultural MARKAZ SYARIAH di Puncak Syariat - Mega Mendung - Bogor - Jawa Barat kembali membuka Pendaftaran Santri Pesantren Romadhon :

Kepada para pengurus DPP, DPD dan DPW FPI seluruh Nusantara; Bahwasanya Markaz Syariah Mega Mendung yang dipimpin Imam Besar FPI Menyelengarakan kajian khusus di bulan Romadhon selama 25 hari materi pesantren Romadhon meliputi :
1. Aqidah Aswaja dengan tema Syiah dan Wahabi di timbangan AhluSunnah Wal Jamaah.
2. Pemahaman cepat Ilmu Faroid.
3.Tsakofah Islamiyah.
4 Biaya admistrasi Rp 1.500.000._ Waktu : 1 s/d 25 Romadhon.
Setiap wilayah wajib mengirimkan perwakilanya !
Batas pendaftaran tgl 25 mei 2016 Keterangan lebih lengkap hubungi Waketum DPP. KH Ja'far Shodiq.
Hp.0812 13672893 /081311489775
Wassalamualaikum.

FPI Online, Jakarta - Hari Buruh Internasional atau biasa kita dikenal dengan May Day diperingati setiap tanggal 1 Mei di seluruh dunia termasuk di Indonesia yang oleh pemerintah tanggal 1 Mei tersebut dijadikan hari libur nasional.

Sedemikian penting dan hebohnya May Day bagi buruh baik yang berserikat maupun yang tidak sehingga setiap merayakannya selalu turun ke jalan-jalan di pusat kota sebagai ekspresi dengan membawa berbagai atribut, slogan dan pesan-pesan yang berisi tuntutan kepada pemerintah khususnya serta kepada pengusuaha pada umumnya.

Serikat Pekerja Front (SPF) sebagai organisasi buruh/pekerja juga akan turut memeriahkan dalam merayakan May Day (Hari Buruh Internasional) pada tanggal 1 Mei 2016 dengan membawa misi/pesan yang tidak bertentangan dengan AD & ART kami sebagai anak organisasi Front Pembela Islam yaitu misi/pesan da’wah dan amar ma’ruf nahi munkar dibidang perburuhan. Disamping itu, pada perayaan may day tersebut merupakan ajang bagi Serikat Pekerja Front untuk lebih dikenal oleh masyarakat pada umumnya dan masyarakat buruh pada khususnya.

Dengan keberadaan Serikat Pekerja Front di tengah-tengah buruh/pekerja di Indonesia dapat mewarnai gerakan serikat pekerja yang mengedepankan akhlakul karimah dan membawa kemaslahatan bagi ummat, buruh juga pengusaha. Dalam merayakan hari buruh 2016 ini, SPF lebih mengutamakan kegiatan yang atau aksi yang nyata memberikan kemaslahatan kepada ummat dari pada merayakan dengan kegiatan/aksi unjuk rasa turun ke jalan. Oleh karenanya dalam rangka hari buruh ini SPF melakukan aksi sosial dengan melakukan kegiatan pembagian sembako kepada warga korban gusuran di Luarbatang, Jakarta Utara.

Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian Serikat Pekerja Front (SPF) atas apa yang dialami oleh saudara-saudara kita di Luarbatang sebagai korban arogansi kekuasaan Gubernur DKI Jakarta (Ahok). Bantuan dari SPF diserahkan oleh Ketua Pimpinan Pusat SPF M. Ichwan Tuankotta, SH., MH. melalui POSKO KEMANUSIAN FRONT PEMBELA ISLAM yang diterima oleh Ustadz Jajang dan nantinya akan disalurkan kepada warga korban gusuran.

Adapun paket sumbangan yang diserahkan berupa 100 dus paket sembako, 11 duz pop mie, 10 karung beras, 3 duz indomie, 2 duz kopi dan uang tunai Rp. 350.000,-. Sumbangan tersebut berasal dari anggota SPF Unit Kerja PT. D&D Packaging Indonesia Cikarang, SPF Unit Kerja PT. ECOLAB International Indonesia Citeurep, Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Front (PP-SPF) serta dari beberapa donatur.

Menurut Ketua Pimpinan Pusat SPF, M. Ichwan Tuankotta, SH., MH., dalam sambutannya saat penyerahan bantuan tersebut mengatakan bahwa “Serikat Pekerja Front mempunyai dua agenda wajib setiap tahunnya yang harus diikuti oleh anggota SPF yaitu perayaan may day dan milad FPI. Untuk perayaan mayday kali ini SPF lebih mengutamakan aksi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dari pada merayakan dengan turun kejalan.

Aksi sosial ini insya Allah menjadi agenda tahunan SPF dalam merayakan mayday, mudah-mudahan aksi sosial semacam ini kedepannya tidak hanya dilakukan oleh SPF, tetapi serikat pekerja/buruh yang lainpun bisa mengadakan aksi sosial seperti ini sehingga perayaan mayday bener-benar memberi kebahagian bagi buruh itu sendiri yang melakukan aksi sosial, juga masyarakat yang menerima bantuan dari serikat buruh tersebut. Pungkasnya.

Setelah menyerahkan bantuan di POSKO KEMANUSIAAN FPI dan ngobrol dengan para relawan FPI, rombongan SPF mengunjungi lokasi gusuran dan berdialog sebentar dengan warga korban gusuran, kemudian dilanjutkan dengan sholat dzuhur berjamaah di masjid Kramat Luar Batang, dan pulang ke tempat masing-masing.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.