Terkini

FPI Online, Jakarta - Sehubungan adanya pelintiran berita oleh sejumlah media yang meng-opinikan bahwa Habib Rizieq dan FPI-nya sudah siap menerima Gubernur Non Muslim untuk Jakarta, maka Admin memandang perlu untuk memuat pernyataan Habib Rizieq satu per satu yang dilontarkan dalam acara Dialog Lintas Agama di Jakarta.

Pernyataan Imam Besar FPI Habib Muhammad Rizieq Syihab dalam Dialog Lintas Agama yang digelar Mapolda Metro Jaya dan Kodam Jaya serta FKUB DKI Jakarta dan dihadiri para Tokoh berbagai Agama, pada hari Senin 29 Agustus 2016 di Gedung Juang Jakarta Pusat, sebagai berikut :

1. Bahwa Islam menerima PERBEDAAN AGAMA & PLURALITAS (kebhinnekaan / keragaman) karena merupakan keniscayaan, namun menolak PENISTAAN AGAMA & PLURALISME (paham semua agama sama) karena merupakan pencampur-adukan aqidah dan pemaksaan keyakinan.

2. Bahwa Negara RI wajib melindungi PERBEDAAN AGAMA sesuai UUD 1945 Pasal 29, dan juga wajib melarang PENISTAAN AGAMA sesuai Perpres No 1 Th 1965 dan UU No 5 Th 1969 serta KUHP Pasal 156a.

3. Bahwa semua Tokoh Umat Beragama wajib berkomitmen untuk menjaga keharmonisan hubungan antar umat beragama dengan menyuburkan Peradaban Dialog.

4. Bahwa semua umat beragama di seluruh tanah air NKRI harus selalu mewaspadai segala bentuk provokasi yang ingin mengadu-domba umat beragama.

5. Bahwa Pemerintah dan Para Tokoh Agama harus lebih serius dan fokus dalam melawan NARKOBA dan MIRAS serta kemunkaran lainnya yang selama ini telah menjadi penyebab rusaknya keamanan dan kedamaian antar umat beragama.

6. Bahwa tiap umat beragama BERHAK untuk memilih Pemimpin sesuai dengan agamanya masing-masing karena dijamin oleh Konstitusi, dan itu bukan SARA.

7. Bahwa setiap Muslim WAJIB memilih Pemimpin Muslim yang beriman dan bertaqwa, dan HARAM memilih Pemimpin Non Muslim, sesuai ketentuan Hukum Allah SWT, sehingga siapa pun tidak berhak menuduh hal tersebut sebagai persoalan SARA.

8. Bahwa semua Tokoh Umat Beragama wajib ikut serta mengawal Pilgub DKI Jakarta 2017 agar dilaksanakan dengan JURDIL (jujur & adil) dan LUBER (langsung, umum, bebas & rahasia).

9. Bahwa Penolakan FPI selama ini terhadap Ahok BUKAN HANYA karena Ahok Non Muslim, tapi juga karena Ahok arogan, kasar, tidak bermoral dan banyak kebijakannya merugikan umat Islam, sehingga FPI bersama Ormas Islam lainnya menobatkan Gubernur Rakyat versi Habaib dan Ulama sebagai bentuk Perlawanan Politik TANPA KEKERASAN.

10. Jika Dalam Pilgub Jakarta 2017 yang JURDIL & LUBER dimenangkan oleh Non Muslim, maka FPI tetap akan menghormati Hasil Pilgub yang JURDIL & LUBER, dengan tetap menolak kepemimpinan Non Muslim karena bertentangan dengan ajaran agama Islam, tapi FPI tetap tidak akan melakukan KEKERASAN atau ANGKAT SENJATA selama Sang Gubernur santun dan bermoral serta tidak merugikan umat Islam.

FPI Online, Karangnyar – Pemerhati media Islam, Abdul Rachim Ba’asyir mengatakan, media-media sekuler berperan bak tukang sihirnya Fir’aun. Mereka mengelabui pandangan umat Islam dengan informasi-informasi bohong dan propaganda busuk.

Pria yang karib disapa ustadz Iim itu mengutip penjelasan Syeikh Imran Husein tentang peran media sekuler dalam menghancurkan semangat perjuangan umat Islam. Syeikh Imran Husein mengatakan, media-media sekuler ibarat tukang sihir pada zaman Fir’aun merubah pandangan masyarakatnya supaya mengakui Fir’aun sebagai Tuhan.

“Sehingga umat Islam tidak memiliki semangat untuk melawan, tidak ada kekritisan, begitulah fungsi media-media sekuler saat ini,” katanya saat menjadi narasumber dalam acara Mukernas Jurnal Islam di Villa Hanif, Tawangmangu, Karangnyar, Ahad (28/8/2016).

Ustadz Iim melanjutkan, untuk mengesankan bahwa Fir’aun itu sebagai Tuhan, mereka membuat tali-tali terlihat seperti ular. Namun tongkat Nabi Musa AS memakan ular-ular sihir itu dengan kekuatan mukjizat Allah SWT.

“Begitulah Allah SWT mengalahkan media-media Fir’aun. Setelah dijelaskan bahwa propaganda-propaganda itu hanya sihir yang mengelabui pandangan, maka saat itu masyarakat menjadi terbelalak. Akhirnya rakyat Mesir tahu bahwa sebenarnya Fir’aun itu bukan Tuhan,” paparnya.

Selanjutnya ustadz Iim berpesan kepada aktivis-aktivis media Islam untuk terus berupaya menanamkan keyakinan dalam diri umat Islam bahwa media-media sekuler yang memusuhi Islam itu hanyalah tukang sihir-tukang sihir yang membohongi umat dengan segala sajiannya.

“Supaya umat Islam tidak menjadikan mereka (media-media sekuler) sebagai rujukan karena mereka itu membawa misi berbahaya untuk mengelabui umat Islam dari kebenaran,” tegasnya.

Oleh sebab itu, Ustadz Iim berharap agar media-media Islam tidak hanya menjadi media alternatif akan tetapi menjadi media arus utama yang menjadi rujukan utama umat Islam.

Sumber : www.jurnalislam.com

FPI Online, Jakarta - Salah satu prestasi mengagumkan Ahok yang perlu mendapat apresiasi adalah membuat Jakarta Giant Water Poll, kolam renang raksasa  terbesar di dunia. Ini adalah prestasi kelas dunia yang tiada bandingannya. Kehebatan Ahok ini bahkan sampai membuat para pemimpin dunia berdecak kagum.

Jakarta Giant Water Poll mulai dibuka pada Sabtu malam (27/8/2016).  Sejumlah wisatawan lokal maupun manca negara nampak terlihat memadati lokasi di wilayah Kemang dan lainnya.  Luar biasa, di Jakarta Giant Water Poll ini, selain bisa dibuat mandi manusia, aneka mobil pun bisa ikut berendam di kolam-kolam air yang disediakan.

Beberapa mobil dan pengemudinya terlihat berendam di kolam yang ketinggian airnya 1 meter atau separuh badan mobil. Namun di lokasi lain ada juga yang memilih berendam penuh, sampai hanya terlihat atapnya saja. Wisatawan sangat dimanjakan dengan berbagai pilihan.

Prestasi Ahok yang mengagumkan ini tentu semakin membuat para pendukungnya bersuka cita. Di Medsos, para pendukung Ahok meramaikan Hestek #AhokSuperHebat. Hestek ini bahkan sampai menjadi Trending Topik Nomer 1 di dunia selama berjam-jam, saking ramainya dibicarakan. Luar biasa!

Masyarakat Jakarta rupanya juga menikmati prestasi hebat Ahok ini. Bagaimana tidak, masyarakat DKI juga mendapat fasilitas kolam renang gratis di rumah masing-masing, dan itu tanpa bayar seperpun!.  Anak-anak dan keluarga mereka bisa bermain air sepuasnya.

Bayangkan jika mereka harus bayar, berapa milyar yang diharus dikeluarkan masyarakat? Namun oleh Ahok, semua fasilitas menyenangkan itu DIGRATISKAN !!! Kurang apalagi coba?

Karena itu, tidak heran jika pendukung Ahok sangat ngotot untuk mengajukan Ahok kembali menjadi Gubernur DKI di Pilkada 2017 mendatang. Prestasi Ahok yang mengagumkan inilah yang menjadi dasarnya.  Dunia kagum pada Ahok.

FPI Online, Jakarta - Ketua Gerakan Pemuda Ansor DKI Jakarta, Abdul Azis, menegaskan bahwa warga Nahdlaul Ulama (NU) di Jakarta tidak menginginkan Basuki Purnama alias Ahok kembali memimpin ibukota negara.

Setelah DPW PKB Jakarta mendeklarasikan dukungan ke Sandiaga Uno sebagai calon gubernur, maka komponen NU melakukan konsolidasi internal guna memperkuat basis di masyarakat. Hal ini karena PKB adalah salah satu partai penyaluran aspirasi politik warga NU.

"Kami telah melakukan konsolidasi sejak dua bulan lalu dan telah melakukan tabayyun politik untuk menghadapi Pilkada DKI. Dan hasilnya adalah warga NU di Jakarta tidak menginginkan Ahok jadi gubernur lagi," kata Azis dikutip dari RMOL Jakarta, Sabtu (27/8).

Menurut Azis, apabila ada kader NU yang bergabung dengan kelompok pro Ahok maka bisa dipastikan yang bersangkutan bukan warga NU Jakarta.

"Itu pasti NU naturalisasi saja dan enggak paham tentang NU di DKI. GP Ansor DKI dan seluruh Banom (badan otonom) NU solid dalam satu komando di bawah Ketua PWNU DKI," kata Anggota DPRD DKI dari Fraksi PKB ini.

Dia juga berharap, nantinya Sandiaga Uno bisa maju berdampingan dengan Ketua PWNU DKI Jakarta, Saefullah.

"Kami sebagai warga NU berharap Sandiaga Uno dapat berdampingan dengan Saefullah selaku ketua NU DKI Jakarta," lanjutnya.

Sumber: Suara Islam Online


FPI Online, Bogor - Imam Besar FPI Hb. Muhammad Rizieq Syihab sering menerima tamu dari berbagai kalangan, muslim mau pun non muslim, di Pesantren Alam & Agrokuktural MARKAZ SYARIAH Mega Mendung Bogor.

Semua tamu selalu disambut dengan ramah dan baik, bahkan beliau hampir tidak pernah menolak permintaan tamu untuk foto bersama.

Termasuk yang mengunjunginya adalah sejumlah Pimpinan KSP (Koperasi Simpan Pinjam) Pandawa Mandiri Group dari Depok yang bergerak di bidang pengelolaan dana investasi masyarakat.

Namun, Foto Hb.Rizieq bersama Pimpinan Pandawa langsung dijadikan "Alat Justifikasi" seolah Hb.Rizieq mendukung dan merestui PROGRAM EKONOMI Pandawa yg belakangan difatwakan HARAM oleh MUI Kota Depok, karena bukan Lembaga Keuangan Syariah (LKS) dan pada prakteknya mengandung unsur RIBA dan GHARAR.

Bahkan ada sejumlah "oknum" KSP Pandawa yang jauh sebelum Fatwa MUI keluar, mencoba memasukkan nama Hb.Rizieq agar ikut dalam program kredit mobil melalui KSP Pandawa, dengan hanya cukup membayar sejumlah uang muka (DP) untuk sebuah mobil baru, selanjutnya cicilan bulanan ditanggung sepenuhnya oleh Sistem KSP Pandawa.

Memang sangat menggiurkan, namun semua itu ditolak mentah-mentah oleh Hb.Rizieq, karena beliau mengendus adanya aroma RIBA, dan beliau ingatkan agar pihak Pandawa tidak melakukan praktek semacam itu, serta jangan sekali-kali "mencatut" namanya atau pun nama Tokoh Islam lainnya dalam bentuk apa pun.

Namun peringatan Hb.Rizieq dianggap sepi. Pihak Pandawa tetap melakukan praktek yang beraroma RIBA tersebut, dan tetap juga mencatut namanya dan juga nama sejumlah Tokoh Islam lainnya di tingkat Lokal mau pun Nasional, untuk agar bisa mudah menggaet kalangan Habib dan Ustadz serta masyarakat yang ada di Depok dan tempat lainnya.

Akhirnya, pada tanggal 20 Juni 2016, MUI Kota Depok mengelurkan Fatwa HARAM bagi KSP Pandawa.
Kini, nasihat Hb. Rizieq untuk KSP PANDAWA MANDIRI GROUP :

1. Taati dan patuhi Fatwa MUI Kota Depok.
2. Datang silaturrahim secara resmi ke MUI Kota Depok untuk meminta petunjuk dan arahan agar Sistem Pandawa ke depan sesuai dengan aturan Syariat Islam.
3. Jadikan KSP Pandawa sebagai Lembaga Keuangan Syariah dengan menerapkan Sistem Ekonomi Islam dalam setiap program ekonominya dan berada di bawah pengawasan Dewan Syariah Nasional.

Seruan Hb.Rizieq kepada segenap masyarakat agar ikut pro aktif mendukung dan mendorong Pandawa "mensyariahkan" sistem ekonominya.

Namun jika Pandawa tetap "ngotot" dengan Sistem Ribawi dan menolak sistem Ekonomi Islam, maka segera tinggalkan Pandawa.

Wallaahul Musta'aan ...

FPI Online, Bekasi - DPC FPI dan MACAN LPI Cibarusah Cikarang -Bekasi harus  bekerja ekstra di wilayahnya pada Sabtu malam (27/8/2016) . Selain melayani permintaan masyarakat Desa Wibawa Mulya untuk membuka Cabang FPI tingkat desa atau Dewan Pimpinan Ranting (DPRa), di waktu yang sama  Laskar FPI Cibarusah harus bertindak cepat atas laporan warga sekitar yang resah dengan keberadaan sebuah sebuah rumah yang dijadikan gudang penyimpanan daging  anjing dan babi illegal.

Sebelumnya, Laskar FPI Cibarusah sepakat untuk membagi sekitar dua puluhan personel menjadi dua bagian agar semua tugas dapat terjangkau dengan cepat dan  efisien. Mulai sekitar pukul 20.00 Laskar mulai menyebar untuk menunaikan tugas masing-masing.

 Enam orang pengurus dari DPC FPI Cibarusah melakukan musyawarah guna membentuk DPRa FPI Desa Wibawa Mulya,Kecamatan, Cibarusah, Kabupaten Bekasi di kediaman rumah salah seorang warga setempat.

Sementara beberapa personel lainnya dikerahkan untuk menindak lanjuti laporan warga kampung Cikoronjo, sebuah kampung kecil  yang terletak di dekat  perbatasan Serang Baru. Masyarakat resah dengan aktivitas mencurigakan yang dilakukan oleh salah seorang pendatang  dari suku Batak berinisial M  lantaran setiap malam mencium bau aneh yang menyengat dari kediaman M.  Awalnya warga menduga bahwa tempat tersebut adalah tempat produksi atau distribusi  miras oplosan. 

 Setelah didatangi oleh sekitar lima belas orang Laskar FPI beserta ketua RT setempat ternyata tempat tersebut adalah  sebuah rumah warga yang dijadikan sebagai gudang penyimpanan  daging babi illegal.

"Kami dapat laporan dari warga sekitar yang minta dukungan dan bantuan. Menurut warga sekitar pertama diduga sebagai produksi miras oplosan karna bau yang tiap malam menyengat dan mobil keluar masuk tiap malam. Setelah kami geledah bersama warga dan RT setempat ternyta tempat penyimpanan daging babi." Kata Feri, Korlap Laskar FPI dalam aksi tersebut.

Menurut keterangan M si pemilik usaha, distribusi daging babi illegal itu baru seminggu ia jalani. Di tempat penyimpanan tersebut sedikitnya  ada stok  empat ratusan  bungkus berisi masing-masing 10 Kg  daging babi siap disuplai ke konsumen yang mayoritas satu keyakinan dengan pelaku. 

Setelah diperiksa seluruh ruangan gudang penyimpanan daging babi tersebut Laskar FPI, Ketua RT dan warga setempat  kemudian meminta pelaku untuk segera menutup usahanya atau setidaknya memindahkan usaha haramnya itu dari kampung tersebut. Mendapat desakan dari warga akhirnya M berjanji untuk memindahkan usahanya dalam waktu dekat.

FPI Online, Tasikmalaya - Sebuah spanduk dipasang untuk menolak kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab di Tasikmalaya, Jawa Barat. Kedatangan Habib Rizieq di kota santri itu dalam rangka safari dakwah di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Sabtu (27/8/2016).
 
Spanduk penolakan tersebut bertuliskan kalimat provokatif, disebutkan bahwa masyarakat Tasikmalaya menolak dedengkot Islam radikal Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab dengan tertanda dari komunitas Islam damai.
 
Namun faktanya, masyarakat Tasikmalaya justru menyambut dengan suka cita kedatangan Habib Rizieq. Beliau disambut para ulama dan puluhan ribu umat Islam di lapangan alun-alun Ponpes yang terletak di Manonjaya itu. 
 
Beliau juga disambut meriah oleh para santri putera dan puteri Ponpes yang didirikan oleh (Alm) KH Abu Khoer Affandi. "Alhamdulillah acara berjalan sukses dan berkah," kata Habib Rizieq melalui pesannya kepada Suara Islam Online.
 
"Umat Islam Tasik kompak menuju NKRI Bersyariah, sehingga liberal kebakaran ubun-ubun," tandasnya.
 
Sementara itu, tokoh pergerakan Islam Jawa Barat, Ustaz Asep Syaripudin mengatakan bahwa keberadaan FPI khususnya di Jawa Barat sangat dibutuhkan masyarakat.
 
"Di Jawa Barat terdapat puluhan kota dan kabupaten serta ratusan kecamatan, itu semua sudah ada perwakilan FPI nya, itu artinya FPI diterima oleh masyarakat. Apalagi setiap ceramah Habib Rizieq, selalu dihadiri ribuan bahkan puluhan ribu jamaah. Itu artinya Habib Rizieq dicintai masyarakat Jawa Barat," jelasnya.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.