FPI Bekasi Raya Kembali "Memburu" Penusaha Intoleran Yang Mengintruksikan Karyawan Kenakan Topi interklas

FPI Online, Bekasi - Sepuluh hari menjelang hari raya Natal, sejumlah pengusaha Nasrani membuat kebijakan yang meresahkan masyarakat khususnya Umat Islam, seperti di wilayah Bekasi. Setelah Rabu kemarin (14/12) perwakilan tim FPI Bekasi Raya menegur manajemen PT Honda Mitra Jatiasih yang memaksa pegawainya memakai topi Sinterklas, hari ini kembali FPI Bekasi mendapat laporan mengenai adanya salah satu restoran kuliner yang melakukan hal serupa.

Restoran "Mie Ayam Simpur" yang beralamat di Jalan Kemang Pratama, Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi sudah seminggu terakhir ini para pekerjanya terpantau mengenakan topi Sinterklas. Hal ini berdasarkan laporan salah seorang warga yang bekerja tak jauh dari restoran tersebut.

"Saya pantau pemakaian atribut natal di resto ini sudah diberlakukan selama seminggu lalu. Tempat kerja saya ada di sebelah restoran tersebut (selang 2 ruko). Dan saya sdh bekerja disini selama 5 tahun". Tulis pelapor yang enggan disebut namanya.

Menanggapi laporan tersebut, empat personel FPI dan LPI Bekasi Raya bertindak cepat dengan mendatangi restoran yang dimaksud pada Kamis sore (15/12) sekitar pukul 15.30. Ternyata informasi dari warga bukanlah isapan jempol belaka. Sejumlah karyawan dan karyawati tampak melayani para pelanggan dengan mengenakan topi warna merah ala Sinterklas.

Namun sayangnya saat laskar FPI tiba si pemilik usaha yang diketahui bernama Zulkarnaen Halim sedang tidak berada di restoran miliknya itu. Ia dikabarkan tengah berada di Jakarta.

Berdasarkan informasi dari Kepolisian Sektor (Polsek) Bekasi Timur. Pada siang hari pukul 14.30, Kanit Intel Polsek Bekasi Timur AKP. Triwahyono telah mendatangi restoran tersebut. Polisi mendapati sedikitnya ada tiga orang Karyawati muslimah bernama Pipit, Puput dan Tika tengah mengenakan topi Sinteklas.

AKP. Rikwanto telah memberikan arahan kepada ketiganya untuk melepas atribut Natal yang dikenakannya. Setelah dilepas, para karyawati tersebut dihimbau untuk menolak instruksi pimpinan mereka apabila diminta kembali memakainya dengan cara yang sopan.

Namun arahan dari aparat kepolisian sama sekali tak diindahkan oleh pihak pengusaha. Hal ini dinyatakan oleh Arif, salah seorang anggota LPI setempat, ia menuturkan pada saat laskar FPI datang ke restoran tersebut masih terdapat beberapa pelayan yang memakai topi Sinterklas.
"Iya intinya dia anggap sepele tegoran dari Intel. Begitu FPI yang negor dia pada gerabak-grubuk". Ujar Arif. Kamis (15/12).

Atas saran dari FPI akhirnya seluruh karyawan lantas melepas topi Sinterklas yang mereka kenakan.
Sementara laskar FPI terus menunggu si pemilik usaha yang kabarnya tengah dalam perjalanan dari Jakarta menuju lokasi guna menandatangani surat pernyataan untuk tidak lagi memaksa para pegawai muslim di restoran tersebut mengenakan atribut Natal. Akan tetapi hingga pukul 18.30 pemilik restoran tak juga datang.

Karena terlalu lama menunggu , laskar FPI memutuskan untuk meninggalkan restoran dan bertolak menuju Mapolsek Bekasi Timur. Kepada aparat kepolisian FPI mendesak agar aparat mengambil langkah tegas terhadap pemilik usaha agar tidak sewenang-wenang memaksa pegawainya yang muslim untuk memakai atribut Natal.

Setelah berdialog dengan Kanit Intel Posek Bekasi Timur, akhirnya pihak aparat kepolisian memutuskan untuk mempertemukan pihak FPI dengan managemen restoran. Rencananya besok hari Jumat (16/12) selepas sholat Jumat kepolisian akan memediasi kedua belah pihak untuk menyelesaikan kasus intoleransi ini.


BACA JUGA:

KOMENTAR

Nama

Dakwah,94,Headline,836,Hisbah,42,Hukum,154,Internasional,25,Kabar FPI,165,Kajian Habib Rizieq,196,Kajian Islam,63,Kemanusiaan,39,Nasional,484,Opini,83,Pernyataan Sikap,28,Tokoh,8,Video,73,
ltr
item
Front Pembela Islam: FPI Bekasi Raya Kembali "Memburu" Penusaha Intoleran Yang Mengintruksikan Karyawan Kenakan Topi interklas
FPI Bekasi Raya Kembali "Memburu" Penusaha Intoleran Yang Mengintruksikan Karyawan Kenakan Topi interklas
https://3.bp.blogspot.com/-yRQWPbgktVY/WFNJyZ-RDfI/AAAAAAAAC3I/awCS8v_DT7EcbSvGrQ_LBwKiF7m0GaasQCLcB/s640/15492510_834048313364140_4956843236349140985_n.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-yRQWPbgktVY/WFNJyZ-RDfI/AAAAAAAAC3I/awCS8v_DT7EcbSvGrQ_LBwKiF7m0GaasQCLcB/s72-c/15492510_834048313364140_4956843236349140985_n.jpg
Front Pembela Islam
http://www.fpi.or.id/2016/12/fpi-bekasi-raya-kembali-memburu.html
http://www.fpi.or.id/
http://www.fpi.or.id/
http://www.fpi.or.id/2016/12/fpi-bekasi-raya-kembali-memburu.html
true
2568237370309595023
UTF-8
Tampilkan Semua Tidak Ditemukan Lihat Semua Baca Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy