FPI Online, Jakarta - Setelah sebelumnya tidak menemui jutaan rakyat yang menemuinya dalam Aksi Bela Islam II, Presiden Jokowi diharapkan untuk tidak lagi pergi meninggalkan massa Aksi Bela Islam III.
 
Rakyat Indonesia butuh pemimpinnya untuk menyelesaikan segera kasus penistaan agama. "Jadi kalau ada jadwal tolong ditunda dulu ya pak Jokowi, kalau ada janji batalkan dulu ya pak. Kita Ingin bapak Jokowi duduk bersama kita berdoa memohon pertolongan Allah SWT untuk bangsa Indonesia yang telah tercabik oleh ulah penista agama," kata Ketua Front Mahasiswa Islam (FMI) Ali Alatas kepada Suara Islam Online, Rabu (30/11/2016).
 
Menurut Ali, kehadiran Presiden bisa menjadi bukti bahwa ia mendukung rakyatnya yang sedang menuntut keadilan hukum.
 
Oleh karenanya, ia berharap tidak terjadi lagi insiden Presiden meninggalkan rakyatnya. "Jadi kalau macet, Bapak bisa pakai helikopter sebagaimana polisi menggunakannya dalam menyebarkan maklumat kepada masyarakat," ujar Ali.
 
Jadi, kata Ali, pada tanggal 2 Desember nanti, "Pak Jokowi jangan kemana-mana ya," 

[Suara-Islam.Online]
Label: ,

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.