Para pengemudi Gojek anda sambut dengan Hangat, pintu  juga anda buka lebar untuk para stand Up Comedian, lebih Ajaibnya lagi, dengan  penuh penghargaan para pembakar masjid Tolikara anda jamu makan malam mewah di Istana negara, tapi sejumlah pembesar Ulama bersama lebih dari dua juta Ummat Islam anda campakkan. Pak Joko, OTAK anda di Mana ?

Jum'at, 4 November 2016, dunia mencatat demonstrasi terbesar dalam sejarah Indonesia, Ulama dan tokoh masyarakat , bersama lebih dari 2 Juta Ummat, datang dengan prilaku bermartabat, membawa pesan damai dan bersahabat, menuntut penegakkan Hukum atas gubernur penista yang terlaknat, tapi anda terlantarkan tanpa basa-basi, seakan jijik dengan rakyat anda, laksana sampah busuk. Sebelum waktu solat jum'at kabur begitu saja dengan alasan memantau proyek yang dapat di pantau oleh orang sekelas mandor ! Pak Joko, OTAK anda di mana ?

Lautan manusia putih dengan suasana syahdu, di-Iringi dengan gemuruh solawat dan takbir, penuh komitmen untuk menjaga Akhlaqul Karimah dan  kondusifitas serta perdamaian, tiba-tiba dengan membabi buta ditembaiki oleh anak buah anda, 1 jiwa melayang syahid, ratusan orang luka-luka. meski demikian, Ulama tetap menenangkan ummat agar tidak terpancing, tidak menyerang, " "tahan... tahan... tahann!!!" Tapi apalah daya, seruan ulama tersebut malah anak buah anda balas dengan "tembak... tembak... tembak!!!" Inna lillahi wa Inna Ilaihi Roji'un. Pak Joko, OTAK anda di mana ?

Lebih hebatnya lagi, tengah malam anda muncul di Televisi dengan wajah lugu bagai orang tak berdosa, anda katakan gerakan Jihad ini bermotif politik, ditunggangi kepentingan politik ? Ibarat usai kau joroki, kau lempar kami dengan Kotoran hewan !!!  Tunjukkan pada kami, gerakkan politik mana yang bisa membuat Jutaan Rakyat turun ke Jalan ? Apa yang anda maksud demo segelintir orang bayaran yang dibesarkan Metro Tipu ? Atau belasan bencong yang menuntut ormas islam dibubarkan ? Demi Allah, tak ada yang mampu menyatukan Ummat ini kecuali kekuatan al-Qur'an. Sejujurnya, kalau memang motivnya politik dan haus kekuasaan, Turunnya jutaan ummat sudah LEBIH DARI CUKUP untuk REVOLUSI mengulingkan rezim anda. Tapi nyatanya tidak !!! mereka datang penuh ketulusan, satu suara dan satu tujuan; Hukum Sang Penista Tegakkan Hukum dan Keadilan ! Pak Joko, OTAK anda di Mana ?

Jutaan Ummat turun di Ibu Kota, puluhan demonstrasi besar digelar di berbagai daerah, korban berjatuhan, bukti jelas, saksipun tegas, pidana sang penista terang benderang didepan mata, apa ini semua belum cukup untuk menghukum Gubernur gila ? Sebegitu murahkan harga negri ini jika harus digadaikan hanya untuk seorang Ahok Durjana ? Sekali lagi saya tanyakan, Pak Joko, OTAK anda di mana ?

Oleh : Waketum DPP FMI
Label: ,

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.