FPI Online, Bandung - Ribuan massa dari berbagai ormas dan lembaga Islam se-Jawa Barat menggelar "Aksi Bela Islam" di depan Gedung Sate Bandung, Jumat (21/10/2016). Aksi tersebut untuk menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dijebloskan ke penjara akibat penistaan agama yang dilakukannya.
 
Salah satu orator dalam aksi tersebut menegaskan bahwa Indonesia adalah negara beragama, hal tersebut dicantumkan dalam Pancasila sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa.
 
"Jelas itu menjadi dalil bahwa Indonesia negara agama, oleh karena itu siapapun menghina agama berarti dia menghina negara, dia melecehkan negara," ungkapnya.
 
Menurutnya, Ahok telah menghina agama, melecehkan Alquran dan ulama, dan itu sudah ditegaskan Majelis Ulama Indonesia (MUI). "Oleh sebab itu, apabila pemerintah dan polisi ingin suasana tenang di Indonesia, tangkap Ahok, adili sekarang juga," tegasnya.
 
"Apabila polisi tidak sanggup, biarkan kami yang menyelesaikannya," tambahnya.
 
Aksi tersebut dihadiri massa gabungan yang terdari dari FPI, GARIS, ANNAS, Laskar Mujahidin, Hidayatullah, Pemuda Persis, KAMMI, Laskar Al Manar, FUI, BKPRMI, NU, Muhammadiyah, Hizbul Watun, Syarikat Islam dan gerakan Islam lainnya. 
 
Dalam aksi tersebut, diperagakan pula pertunjukkan pencak silat dari tataran Sunda sebagai simbol perlawanan terhadap penistaan agama oleh Ahok.
 
Pantauan Suara Islam Online dari lokasi, usai berorasi di depan Gedung Sate, massa melakukan longmarch menuju Gedung Merdeka di Jl Asia Afrika Kota Bandung dan melanjutkan aksinya. [Suara-Islam.Online]
Label: ,

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.