FPI Online, Jakarta - Tidak hanya melakukan pemberantasan langsung ke lapangan, Front Pembela Islam (FPI) juga terus mendorong pemerintah agar segera menerbitkan Undang-undang pelarangan minuman beralkohol (minol) secara total di seluruh wilayah Indonesia.
 
Upaya mendorong DPR terus dilakukan, salah satunya saat Tim Advokasi RUU Pelarangan Minol FPI mendatangi fraksi PPP DPR RI, Senin (19/9) lalu. 
 
Ketua Front Mahasiswa Islam (FMI) Habib Ali Alatas yang masuk dalam tim advokasi tersebut mengatakan, FPI telah mendatangi fraksi PPP. "Ketua tim yaitu KH Awit Masyhuri mendorong fraksi PPP untuk terus memperjuangkan pelarangan total minuman beralkohol, karena kerusakan yang ditimbulkan sangat luar biasa," ujar Ali kepada Suara Islam Online, Selasa (27/9).
 
Menurut Ali, fraksi PPP yang diwakili oleh H. Muhammad Arwani Thomafi menyambut baik atas dorongan ini. "Ia berterima kasih atas dukungan ormas Islam, pertarungan politik dalam masalah ini diakui cukup berat sehingga butuh dukungan dari berbagai elemen," ujarnya.
 
"Selain itu tekanan yang mereka terima juga luar biasa terutama dari pengusaha minuman berakhohol, sehingga mereka memohon doa dan dukungan masyarakat supaya minol ini bisa dilarang," tambah Ali.
 
Ia menambahkan, dalam permasalahan RUU Larangan Minuman Beralkohol ini fraksi yang mendukung pelarangan ada tiga fraksi yakni PPP, PAN dan PKS. "Sedangkan fraksi lainnya menolak kata larangan dengan berbagai alasan, termasuk pemerintah juga menolak kata larangan," ungkapnya.
 
"Untuk pemerintah sendiri melihat ini dari sisi bisnis dengan menjadikan kementerian perdagangan sebagai ketua panja RUU minol." tandasnya. [Suara-Islam.Online]

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.