FPI Online, Pelalawan - Belasan anggota DPW Front Pembela Islam (FPI) Pelalawan menyambangi warung remang-remang usai mengikuti apel upacara HUT RI ke -71 di lapangan bola kaki, Rabu (17/8/2016).

Hasilnya cukup mengejutkan. Tak hanya menemukan botol minuman keras yang bebas terpajang, juga menemukan dua wanita yang masih di bawah umur yang diduga menjadi korban human trafficking (perdagangan manusia,red).

"Setelah upacara bendera, sahabat FPI menyambangi rumah remang-remang di sepanjang Jalan Lintas Timur. Atas izin Allah juga sahabat FPI telah menyelamatkan masa depan 2 orang anak perempuan asal kota Palembang Es (17) dan Tr (16)," kata Ketua Tanfidzi DPW FPI Pelalawan Ir H Syaugi Shahab melalui pengurus Endri Wahyudi.

Dua remaja puteri ini sebutnya, diduga telah ditipu oleh mucikari W dan A. "Besok akan segera dipulangkan ke Palembang oleh induk semangnya HO. Bahkan Pak Rozi (pengurus FPI) juga telah berhasil komunikasi langsung dengan orang tua Elisa by Phone," paparnya sambil menyebutkan kedua wanita itu diperkerjakan di warung remang-remang sebagai pelayan tamu.

Selain itu sambungnya, FPI juga menemukan pemilik rumah remang-remang inisial HR yang sengaja menyediakan lokasi tersebut dengan alasan untuk menjaga kebun sawitnya.

Dari lokasi tersebut, FPI menemukan pedagang miras di Jalan Lintas Timur inisial Am. Dari Pak Am juga FPI mendapat keterangan adanya pedagang besar yang masih menjual miras di daerah ini sehingga tetap marak.

"Mudah-mudahan atas keikhlasan sahabat FPI membrantas Pekat, maka masa depan anak-anak bangsa bisa terselamatkan," paparnya.

Selain itu, FPI juga berencana melaporkan mucikari ke polisi agar dijerat dengan pasal penipuan dan human trafficking.

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.