FPI Online, Bogor - Imam Besar FPI Hb. Muhammad Rizieq Syihab sering menerima tamu dari berbagai kalangan, muslim mau pun non muslim, di Pesantren Alam & Agrokuktural MARKAZ SYARIAH Mega Mendung Bogor.

Semua tamu selalu disambut dengan ramah dan baik, bahkan beliau hampir tidak pernah menolak permintaan tamu untuk foto bersama.

Termasuk yang mengunjunginya adalah sejumlah Pimpinan KSP (Koperasi Simpan Pinjam) Pandawa Mandiri Group dari Depok yang bergerak di bidang pengelolaan dana investasi masyarakat.

Namun, Foto Hb.Rizieq bersama Pimpinan Pandawa langsung dijadikan "Alat Justifikasi" seolah Hb.Rizieq mendukung dan merestui PROGRAM EKONOMI Pandawa yg belakangan difatwakan HARAM oleh MUI Kota Depok, karena bukan Lembaga Keuangan Syariah (LKS) dan pada prakteknya mengandung unsur RIBA dan GHARAR.

Bahkan ada sejumlah "oknum" KSP Pandawa yang jauh sebelum Fatwa MUI keluar, mencoba memasukkan nama Hb.Rizieq agar ikut dalam program kredit mobil melalui KSP Pandawa, dengan hanya cukup membayar sejumlah uang muka (DP) untuk sebuah mobil baru, selanjutnya cicilan bulanan ditanggung sepenuhnya oleh Sistem KSP Pandawa.

Memang sangat menggiurkan, namun semua itu ditolak mentah-mentah oleh Hb.Rizieq, karena beliau mengendus adanya aroma RIBA, dan beliau ingatkan agar pihak Pandawa tidak melakukan praktek semacam itu, serta jangan sekali-kali "mencatut" namanya atau pun nama Tokoh Islam lainnya dalam bentuk apa pun.

Namun peringatan Hb.Rizieq dianggap sepi. Pihak Pandawa tetap melakukan praktek yang beraroma RIBA tersebut, dan tetap juga mencatut namanya dan juga nama sejumlah Tokoh Islam lainnya di tingkat Lokal mau pun Nasional, untuk agar bisa mudah menggaet kalangan Habib dan Ustadz serta masyarakat yang ada di Depok dan tempat lainnya.

Akhirnya, pada tanggal 20 Juni 2016, MUI Kota Depok mengelurkan Fatwa HARAM bagi KSP Pandawa.
Kini, nasihat Hb. Rizieq untuk KSP PANDAWA MANDIRI GROUP :

1. Taati dan patuhi Fatwa MUI Kota Depok.
2. Datang silaturrahim secara resmi ke MUI Kota Depok untuk meminta petunjuk dan arahan agar Sistem Pandawa ke depan sesuai dengan aturan Syariat Islam.
3. Jadikan KSP Pandawa sebagai Lembaga Keuangan Syariah dengan menerapkan Sistem Ekonomi Islam dalam setiap program ekonominya dan berada di bawah pengawasan Dewan Syariah Nasional.

Seruan Hb.Rizieq kepada segenap masyarakat agar ikut pro aktif mendukung dan mendorong Pandawa "mensyariahkan" sistem ekonominya.

Namun jika Pandawa tetap "ngotot" dengan Sistem Ribawi dan menolak sistem Ekonomi Islam, maka segera tinggalkan Pandawa.

Wallaahul Musta'aan ...

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.