FPI Online, Bekasi - DPC FPI dan MACAN LPI Cibarusah Cikarang -Bekasi harus  bekerja ekstra di wilayahnya pada Sabtu malam (27/8/2016) . Selain melayani permintaan masyarakat Desa Wibawa Mulya untuk membuka Cabang FPI tingkat desa atau Dewan Pimpinan Ranting (DPRa), di waktu yang sama  Laskar FPI Cibarusah harus bertindak cepat atas laporan warga sekitar yang resah dengan keberadaan sebuah sebuah rumah yang dijadikan gudang penyimpanan daging  anjing dan babi illegal.

Sebelumnya, Laskar FPI Cibarusah sepakat untuk membagi sekitar dua puluhan personel menjadi dua bagian agar semua tugas dapat terjangkau dengan cepat dan  efisien. Mulai sekitar pukul 20.00 Laskar mulai menyebar untuk menunaikan tugas masing-masing.

 Enam orang pengurus dari DPC FPI Cibarusah melakukan musyawarah guna membentuk DPRa FPI Desa Wibawa Mulya,Kecamatan, Cibarusah, Kabupaten Bekasi di kediaman rumah salah seorang warga setempat.

Sementara beberapa personel lainnya dikerahkan untuk menindak lanjuti laporan warga kampung Cikoronjo, sebuah kampung kecil  yang terletak di dekat  perbatasan Serang Baru. Masyarakat resah dengan aktivitas mencurigakan yang dilakukan oleh salah seorang pendatang  dari suku Batak berinisial M  lantaran setiap malam mencium bau aneh yang menyengat dari kediaman M.  Awalnya warga menduga bahwa tempat tersebut adalah tempat produksi atau distribusi  miras oplosan. 

 Setelah didatangi oleh sekitar lima belas orang Laskar FPI beserta ketua RT setempat ternyata tempat tersebut adalah  sebuah rumah warga yang dijadikan sebagai gudang penyimpanan  daging babi illegal.

"Kami dapat laporan dari warga sekitar yang minta dukungan dan bantuan. Menurut warga sekitar pertama diduga sebagai produksi miras oplosan karna bau yang tiap malam menyengat dan mobil keluar masuk tiap malam. Setelah kami geledah bersama warga dan RT setempat ternyta tempat penyimpanan daging babi." Kata Feri, Korlap Laskar FPI dalam aksi tersebut.

Menurut keterangan M si pemilik usaha, distribusi daging babi illegal itu baru seminggu ia jalani. Di tempat penyimpanan tersebut sedikitnya  ada stok  empat ratusan  bungkus berisi masing-masing 10 Kg  daging babi siap disuplai ke konsumen yang mayoritas satu keyakinan dengan pelaku. 

Setelah diperiksa seluruh ruangan gudang penyimpanan daging babi tersebut Laskar FPI, Ketua RT dan warga setempat  kemudian meminta pelaku untuk segera menutup usahanya atau setidaknya memindahkan usaha haramnya itu dari kampung tersebut. Mendapat desakan dari warga akhirnya M berjanji untuk memindahkan usahanya dalam waktu dekat.
Label: ,

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.