FPI Online, Lebak Banten - Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (DPP FPI) menggelar pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-3 di Markaz FPI Banten, di Ponpes Al-Futuhiyah Islamiyah Lebak Banten, Ahad (14/8/2016).

Hadir dalam pembukaan Mukernas, antara lain; Imam Besar FPI Habib Muhammad Rizieq Syihab, jajaran pengurus dan Dewan Syuro DPP FPI beserta sayap juangnya, para Imam Daerah dari berbagai provinsi, serta jajaran pengurus DPD dan DPW dari berbagai cabang seluruh Indonesia.

Selain itu, nampak hadir pula para ulama dan habaib dari Banten dan kota-kota lainnya. Dari aparat hadir Kapolda Banten dan jajarannya.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.

Sambutan pertama disampaikan oleh tuan rumah sekaligus pimpinan ponpes Al-Futuhiyah serta Imam FPI Banten, Buya Ahmad Qurthubi Jaelani.

Dalam sambutannya Buya Qurthubi mengatakan merasa sangat bahagia dan bangga Banten dipercaya sebagai tuan rumah Mukernas FPI.

Beliau lantas menjelaskan, sejak FPI Banten didirikan pada tahun 2013 lalu, FPI sudah berdiri di 8 Kabupaten/kota serta di 127 Kecamatan dari total 155 kecamatan se-Provinsi Banten.

Sambutan berikutnya yaitu dari ketua Panitia Mukernas, Haji Hasanuddin. Beliau mengatakan bahwa Mukernas adalah amanat dalam AD/ART FPI yang wajib dijalankan, setidaknya 1 kali dalam masa kepengurusan.

Sambutan berikutnya yaitu oleh Kapolda Banten. Beliau mengatakan bahwa dirinya sudah mengenal FPI sejak lama dan sudah pernah bertemu dan berkunjung ke Markaz Besar FPI di Jakarta beberapa tahun silam.

Dalam sambutan itu pula, Kapolda Banten menekankan pentingnya kerjasama yang baik antara ulama dan Umara.

SAMBUTAN DAN PESAN IMAM BESAR FPI

Memasuki acara inti yaitu, peresmian pembukaan Mukernas sekaligus tausiah Imam Besar FPI, Habib Muhammad Rizieq Syihab.

Di hadapan para pengurus FPI, Habib Rizieq menjelaskan bahwa saat ini ada beberapa fenomena menarik terkait FPI.

Fenomena pertama yaitu, diakui atau tidak, FPI sudah jadi organisasi nasional yang cukup besar. Ini adalah karunia dari Allah yang perlu disyukuri.

FPI saat ini, menurut Habib, sudah ditakuti lawan sekaligus disegani kawan. Beliau meminta hal ini agar bisa dimanfaatkan ini untuk izzul Islam wal muslimin.

Fenomena kedua yaitu, FPI telah menjadi benteng kokoh Ahlus Sunnah Wal Jamaah. 

"FPI wajib mensyukuri nikmat ini dengan cara menunjukkan karakter Aswaja yang pertengahan, netral dan adil, serta imbang, yaitu imbang antara dakwah, Hisbah dan jihad." Kata Habib.

Lebih lanjut, Aswaja juga miliki ciri tidak mudah mengkafirkan orang. FPI ke depan perlu membangunan peradaban dialog dengan berbagai kalangan.

Fenomena ketiga menurut Habib yaitu, FPI telah menjadi ikon Amar Makruf Nahi Munkar.

Walaupun pada kenyataannya kerja FPI tidak melulu hanya Hisbah, tapi juga berimbang antara dakwah, Hisbah dan Jihad.

Selain itu, cara-cara kerja FPI sekarang mulai banyak diadopsi oleh pergerakan masyarakat lainnya.

"Karena itu, nikmat ini perlu disyukuri. Caranya dengan meningkatkan Amar Makruf Nahi Munkar. Dan jangan pernah coba-coba berbuat maksiat" Pesan Habib.

Fenomena keempat yaitu, diakui atau tidak, FPI telah jadi harapan umat.

Dalam berbagai peristiwa yang menyangkut umat, masyarakat acap kali banyak bertanya-tanya, dimana FPI, apa sikap FPI, dan lain sebagainya. Nikmat ini, kata Habib,  perlu disyukuri dengan cara jangan pernah kecewakan umat. FPI harus tetap menjadi pembela agama dan pelayan umat.

Fenomena yang terakhir yaitu, FPI telah menjadi ikon Anarkisme. Stigma buruk yang dikembangkan kalangan tertentu ini perlu dihilangkan dengan cara meningkatkan Dakwah. Juga agar segenap Pimpinan FPI di berbagai cabang aktif di Media Sosial untuk beri penjelasan soal FPI yang sebenarnya.

Habib Rizieq juga berpesan agar senantiasa melakukan pendidikan dan pembinaan bagi laskar-laskar agar tahu bagaimana berorganisasi dengan baik. Laskar perlu dididik kapan dan dimana harus senyum, tegas atau marah.

Akhirnya, acara Pembukaan Mukernas ditutup dengan doa oleh Ketua Dewan Syuro DPP FPI, KH. Misbahul Anam.

Mukernas dijadwalkan akan berlangsung selama 3 hari, yaitu mulai tanggal (14/8) hingga (16/8).

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.