FPI Online, Jakarta - Imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Muhammad Rizieq Syihab tak pernah bosan mensosialisasikan wacana Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Bersyariah dalam setiap ceramah, termasuk melalui tulisannya.

Menurutnya, keliru jika ada orang yang mengatakan Indonesia tidak bisa menjalankan syariat Islam. Padahal fakta dilapangan, yang terjadi justru sebaliknya.

Fakta yang pertama, kata Habib Rizieq, hukum Islam dalam ibadah seperti shalat, puasa, zakat dan haji sudah sejak lama berlaku di Negara Pancasila Indonesia.

Kedua, hukum keluarga Islam seperti pernikahan, perceraian, waris, wasiat, hibah dan waqaf sudah sejak lama berjalan di Negara Pancasila Indonesia. "Bahkan negara telah menyediakan perangkat hukumnya seperti Pengadilan Agama dan KHI (Kompilasi Hukum Islam)," jelasnya dikutip dari Habibrizieq.com, Jumat (22/7/2016).

Yang ketiga, hukum pendidikan Islam juga sudah lama dilaksanakan, sehingga di seluruh pelosok Negara Pancasila Indonesia tumbuh subur sistem pendidikan pesantren dan madrasah yang diakui resmi oleh negara.

Lalu yang keempat, hukum ekonomi Islam juga sudah marak berjalan di Negara Pancasila Indonesia, sehingga sistem ekonomi syariah mulai digandrungi, seperti lembaga keuangan syariah, perbankan syariah, pergadaian syariah, leasing syariah, dan lain sebagainya.

Ada pun hukum pidana Islam masih dalam proses perjuangan untuk diterapkan, karena memang tidak ada larangan dalam Konstitusi Negara Pancasila Indonesia untuk penerapan syariat Islam.

Karena itu, ia menyerukan, "Ayo, wujudkan NKRI Bersyariah!"


red: Abdullah

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.