FPI Online, Banten - Menyikapi kasus warung makan di Serang yang berujung pada upaya penghapusan sejumlah peraturan daerah (perda) Islami yang dilakukan pemerintahan Jokowi, para ulama bersama sejumlah pengurus DPW Front Pembela Islam (FPI) Banten rencananya akan bertemu Walikota Serang dan Kasatpol PP untuk memberikan dukungan

"Kedatangan kami sebagai dukungan kepada Pemkot dan Pemkab se-Banten agar terus konsisten mempertahankan perda Ramadhan dan perda-perda bernuansa syariat Islam," ujar Imam Besar FPI Banten KH. Ahmad Qurthubi Jaelani melalui pesannya yang diterima Suara Islam Online, Rabu (15/6/2016).
Menurut pria yang akrab dipanggil Buya itu, para ulama dan jawara serta umat Islam di Banten menolak keras upaya pencabutan perda Ramadhan. "Menolak pencabutan perda-perda bernuansa syariat Islam seperti pencabutan oleh Mendagri tentang Pergub dan Perbup larangan aktivitas aliran sesat Ahmadiyah dan lainnya," jelasnya.
Para ulama dan jawara di Banten juga sangat mendukung kebijakan yang saat ini sedang marak diperbincangkan. "Mendukung perda menutup warung makan yang buka di siang hari bulan Ramadhan,"
"Dan kami juga mendukung mereka dalam merazia restoran atau warung makan yang membandel tidak menghargai umat Islam yang berpuasa," tandas Buya.
Sumber : Suara-Islam.Online

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.