Jajaran Polresta Bekasi Kota bersama dengan musyawarah pimpinan daerah (Muspida) Kota Bekasi, Jawa Barat, ajak FPI untuk memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) dan narkoba.

Sekitar 13.655 botol miras, 340 botol miras oplosan, dan 150 bungkus miras oplosan, ganja seberat 14,7 kilogram serta sabu-sabu seberat 1,5 kg dimusnahkan.

"Wilayah hukum Polresta Bekasi Kota rentan terhadap peredaran miras dan narkoba. Polisi bersinergi dengan semua elemen masyarakat untuk memberantas peredaran miras dan narkoba," kata Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu, di halaman Mapolresta Bekasi Kota, Jumat (3/6).

Dia berharap jajaran kepolisian terus melakukan kegiatan pemberantasan miras dan narkoba di wilayahnya. Sehingga dapat menekan angka kriminalitas yang kebanyakan dilakukan pelaku setelah meminum minuman keras dan menggunakan narkoba.

Puluhan anggota DPW FPI Bekasi yang dipimpin Sekertaris Tanfidziah H. Barkatullah hadir dalam acara pemusnahan ribuan botol miras dan narkoba yang selama ini dikumpulkan sebagai barang bukti di Polresta Bekasi.

Sementara itu, Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Pol Herry Sumarji, menyatakan barang bukti yang dimusnahkan disita dari 227 tersangka yang terdiri dari 224 pria dan 3 wanita, selama lima bulan terakhir ini.

Semua pihak berharap selama bulan Ramadan ini, peredaran miras dihentikan dan tempat hiburan tidak beroperasi.

"Jika masih ada tempat hiburan malam yang masih beroperasi saat bulan Ramadan maka akan ditindak tegas oleh pihak yang berwenang," katanya.

Pengurus DPW FPI Bekasi berharap, bukan sekedar miras dan narkoba saja yang di musnahkan tapi seluruh tempat hiburan malam yang dijadikan sarang maksiat wajib di tutup selama bulan Ramadhan dan di luar Ramadhan.
Label: ,

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.