FPI Online-Bekasi Timur, Kepolisian Sektor (Polsek) Bekasi Timur kembali menggelar operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dengan target sasaran kafe atau Lapo yang buka pada bulan puasa Ramadhan dan masih nekad menjual minuman keras (Miras). Sebelum menyisir ke target sasaran terlebih dahulu dilaksanakan Apel Cipkon Operasi miras yang di pimpin Padal Kanit Sabhara, AKP Sugito di halaman kantor Mapolsek Bekasi Timur, Sabtu (25/06) malam sekira pukul 21:00 WIB.

Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Susgarwanto mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga bahwa pada 10 hari terakhir puasa Ramadhan atau H-10 lebaran sudah ada kafe, lapo dan tempat hiburan malam lainnya yang nekad membuka usahanya dan melakukan penjualan miras.

“Setelah kita mendapatkan informasi dari warga, langsung kita tindak lanjuti. Benar saja, saat melaksanakan operasi ke kafe atau Lapo Simamora dan Lapo Hutagalung di Jalan Cut Meutia, kelurahan Sepanjang Jaya, kecamatan Rawalumbu anggota berhasil mengamankan miras berbagai jenis dan merk,” jelasnya kepada ibek.com, Minggu (26/06) dini hari sekira pukul 01:00 WIB usai melaksanakan giat Cipkon.

Hasil Operasi Cipkon dari dua Lapo tersebut diatas kata Susgarwanto, sebanyak 103 botol miras berhasil diamankan.

 “Dari total 103 botol miras yang berhasil disita dengan rincian 47 botol bir putih, 52 botol bir hitam, dan sedikitnya 4 botol miras jenis Kamput di amankan sebagai barang bukti (BB),” bebernya.

Lebih lanjut Susgarwanto mengatakan bahwa, Polsek Bekasi Timur senantiasa menghargai informasi sekecil apapun dari warga apabila di bulan suci Ramadhan masih mendapati adanya kafe yang buka dan menjual miras. Sudah menjadi tugas pokok kepolisian untuk melakukan tindakan serta mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam menegakan peraturan daerah selama bulan puasa Ramadhan.

“Tugas pokok Kepolisian sudah jelas, salah satunya menjaga ketertiban umum dari segala gangguan masalah sosial yang berkembang di masyarakat. Selain itu, merujuk dari kebijakan Pemkot Bekasi yang telah mengeluarkan Maklumat atasnama Walikota agar para pemilik tempat hiburan seperti klub malam, kafe, panti pijat, karaoke, musik hidup, biliar, panti mandi uap/sauna/spa dan hiburan umum lainnya yang dapat mengganggu berlangsungnya ibadah puasa harus tutup selama bulan suci Ramadhan, Hari Raya Idul Fitri dan tiga hari setelah Hari Raya Idul Fitri sehingga kami melaksanakan operasi Cipkon Miras,” tutupnya. (tnc)

Sumber : Ibek.com

Red : Abdullah 

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.