بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Sehubungan banyak laporan dari masyarakat terkait berita berjudul “ Salah Satu Anggota FPI tertangkap Mesum dihotel Melati di bulan Ramadhon”. Yang dimuat oleh 2 media online yaitu Wahanariau.com yang meng-copas dari medsos pada hari sabtu 18/6/2016 yaitu LOKKOLEDO.blogspot.or.id yg memuat berita fitnah tsb pada kamis, 16/06/16.

Perlu kami klarifikasi bahwa kejadian tersebut tidak pernah ada, atau bisa kami katakan itu merupakan cerita fiksi yang sengaja dibuat untuk memfitnah kami.  secara resmi klarifikasi dari pihak pengurus FPI Makassar kami lampirkan. Sebagai bukti lain dimana penulisan itu terdapat banyak kejanggalan  Sebagai berikut :
  1. Wartawan atau penulis berita itu menyatakan makassar berada propinsi sulawesi barat, yang benar adalah sulawesi selatan
  2. Foto yang digunakan adalah foto bersumber pada Arrahmah.com yang dimuat pada tanggal 15 februari 2013 dengan judul FPI Sweeping 4 pasangan mesum dihari valentine.
  3. Dalam berita tersebut TIDAK disebutkan siapa yang ditangkap atau inisial pelaku yg dituduh sebagai anggota fpi.
  4. Web sumber berita adalah blogger yg tidak bisa diambil sebagai rujukan karena tidak ada identitas pemilik ataupun kantor.
  5. Tidak disebutkan lokasi pasti kejadian,  hanya dengan menyebutkan “ tertangkap mesum di salah satu hotel ternama”.
  6. Banyak penulisan yang salah.


Oleh karena berita ini telah menjadi polemik dikalangan masyarakat, perlu kami jelaskan bahwa berita ini muncul saat DPP FPI melakukan kunjungan ke kompas mempertanyakan pemberitaan kompas yang tendensius menyerang perda syariah. Harapan kami dengan dikeluarkannya klarifikasi ini cukup menjawab pertanyaan masyarakat tentang berita tersebut tidak benar adanya.

Berkenaan yang melakukan penyebaran pemberitaan ini sedang kami komunikasikan dengan lembaga bantuan hukum front (BHF) -  FPI untuk segera diproses dengan hukum yang berlaku.
Hormat Kami.



LIF - DPP FPI
Abdullah

Poskan Komentar

  1. Cek juga kompas.com kolom international..disitu pemberitaanya sangat subyektif menurut editornyabyg menjelekan umat islam dan muslim..dan komentator rasisnya di kolom komentar dibiarkan saja sudah berbulan2 bahkan bertahun saya ..tolong FPI bertindak ke kompas.com dan cari tau sendiri ini omongan saya bohonh atau fakta

    BalasHapus

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.