Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak doa kepada Allah, karena doa yang kita panjatkan di bulan Ramadhan memiliki peluang yang besar untuk dikabulkan-Nya. Di samping menjadi sarana untuk mengundang pertolongan dari Allah, doa juga memiliki urgensi dan manfaat yang sangat banyak. Karenanya, Pada kesempatan ini kami akan menyampaikan tema tentang urgensi dan keutaaman doa.

Urgensi dan Keutamaan Doa

Kami menyampaikan tema ini untuk memotivasi diri kita agar semakin sering berdoa, terutama selama bulan ramadhan. Karena tidak hanya pengabulan doa yang kita akan dapatkan, tetapi juga berbagai manfaat dan keutamaan yang sangat dahsyat dari doa yang kita panjatkan. Berikut ini sebagian dari keutamaan dan manfaat doa

Pertama, Doa adalah Ibadah, Nu’man bin Basyir menuturkan :

عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيْرٍ رض عَنِ النَّبِيّ قَالَ: اَلدُّعَاءُ هُوَ اْلعِبَادَةُ، ثُمَّ قَرَأَ: وَ قَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْ اَسْتَجِبْ لَكُمْ، اِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ

"Dari Nu’man bin Basyir RA dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Doa itu adalah ibadah”, kemudian beliau membaca ayat (yang artinya), “Dan Tuhanmu berfirman, "Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombong-kan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”. (QS. Al-Mukmin : 60). (HR. Abu Dawud, Tirmidzi)

Artinya disamping sebagai sarana untuk mengundang pertolongan, doa juga akan mendatangkan pahala dari Allah. Semakin sering kita berdoa, semakin besar pahala yang akan kita dapatkan.

Kedua, Doa adalah sesuatu yang paling mulia di sisi Allah, Rasulullah SAW bersabda

لَيْسَ شَيْءٌ أَكْرَمَ عَلَى اللَّهِ تَعَالَى مِنْ الدُّعَاءِ

"Tidak ada sesuatu yang paling mulia di sisi Allah dari pada doa". (HR. Tirmidzi)

Artinya, semakin banyak kita berdoa kepada Allah, semakin mulia kedudukan kita di sisi Allah dan di hadapan mahluk-Nya. Jadi, Tidak ada alasan untuk mempersedikit doa kepada Allah

Ketiga, Do’a adalah sarana untuk menjauhkan murka Allah, Rasulullah SAW bersabda

مَنْ لَمْ يَسْأَلْ اللَّهَ يَغْضَبْ عَلَيْهِ

"Barangsiapa yang tidak meminta kepada Allah, maka Allah marah kepadanya". (HR. Tirmidz)

Sebagaimana kita ketahui, di antara asma Allah adalah “Ar-Rahman” dan “Ar-Rahim”. Para ulama telah berbeda pendapat mengenai perbedaan makna antara keduanya. Salah seorang ulama mengatakan, makna Ar-Rahman adalah asma yang menunjukkan bahwa Allah akan mengabulkan do’a-do’a kita. Sedang makna Ar-rahim menunjukkan Allah akan marah jika kita tidak mau berdoa kepada-Nya.

Keempat, Do’a Membuka pintu-pintu rahmat

مَنْ فُتِحَ لَهُ مِنْكُمْ بَابُ الدُّعَاءِ، فُتِحَتْ لَهُ أَبْوَابُ الرَّحْمَةِ

"Barangsiapa yang telah dibukakan baginya dari kalian berupa pintu do’a, maka telah dibukakan baginya berupa pintu-pintu rahmat".(HR.Tirmidzi)

Jadi semakin banyak berdoa, semakin banyak pintu rahmat yang terbuka untuk kita. Dengan berbekal rahmat Allah yang melimpah, kita akan sukses di dunia dan bahagia di akherat.

Kelima, Doa akan mendatangkan ketentraman hati dan ketenangan jiwa, Allah berfirman :

وَصَلِّ عَلَيْهِمْ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

"Dan mendo’alah untuk mereka. Sesungguhnya do’a kamu itu ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS At-Taubah [9]: 103).

Juga karena do’a adalah dzikir, sedangkan Allah telah berfirman

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati-hati mereka menjadi tenteram dengan berdzikir (mengingat) kepada Allah. Ingatlah, hanya dengan berdzikir (mengingat) kepada Allah-lah, hati akan menjadi tenteram”. [ar Ra’d: 28]

Doa dapat memindahkan kita dari hiruk pikuk kehidupan dunia menuju alam munajat yang sangat damai dan jernih. Dengan doa, kita dapat memutuskan diri dari segala dorongan syahwat dunia meskipun hanya sesaat, untuk mendekat ke alam langit. Hal ini membuat kita merasakan kenikmatan spiritual dan ketenangan hati.

Imam al-Ghazali berkata, “ Di antara manfaat doa adalah merealisasikan kehadiran hati di sisi Allah dan ini merupakan puncak ibadah”. Karenanya Rasulullah SAW bersabda :

الدُّعَاءُ مُخُّ الْعِبَادَةِ

" Doa adalah inti ibadah". (HR.Tirmidzi)

Artinya doa adalah inti dan subtansi ibadah. Karena seorang hamba ketika berdoa, seluruh harapanya kepada selain Allah telah terputus. Ia hanya berharap kepada Allah dan ini adalah hakikat tauhid dan ikhlas.

Keenam, Doa merupakan sarana untuk memperlihatkan karunia Allah kepada hamba-hamba-Nya yang bingung dan lemah, bahwa hanya Allah yang menyembuhkan mereka, melimpahkan kenikmatan kepada mereka, menerima taubat mereka dan mengabulkan doa mereka. Firman Allah SWT :

أَمَّنْ يُجِيبُ الْمُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوءَ وَيَجْعَلُكُمْ خُلَفَاءَ الْأَرْضِ ۗأَإِلَٰهٌ مَعَ الَّهِ ۚقَلِيلًا مَا تَذَكَّرُونَ

"Atau siapakah yang memperkenankan (do`a) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdo`a kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati (Nya)". (An-Naml:62)

Ketujuh, Doa merupakan sarana bagi kita untuk merealisasikan semuakebutuhan kita, baik yang kecil maupun yang besar. Rasulullah SAW bersabda :

لِيَسْأَلْ أَحَدُكُمْ رَبَّهُ حَاجَتَهُ كُلَّهَا حَتَّى يَسْأَلَ شِسْعَ نَعْلِهِ إِذَا انْقَطَعَ

“Hendaklah salah seorang di antara kalian meminta seluruh hajatnya pada Rabbnya, walaupun itu adalah meminta dalam hal tali sendal yang terputus.” (HR.Tirmidzi)

Itulah beberapa urgensi dan keutamaan doa. Semoga membuat kita semakin termotivasi untuk mengoptimalkan doa di semua waktu dari bulan Ramadhan, sehingga kita mendapatkan limpahan pahala dan kebahagiaan di dunia dan di akhirat.


 Oleh : KH.Syahid Joban
Bid.Dakwah DPP FPI
Label: ,

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.