FPI Online, Jakarta - Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara mengadakan aksi di Balai Kota Jakarta dan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (3/5/2016).
 
Menurut pernyataan sikap  Aliansi Masyarakat Jakarta Utara yang diterima Suara Islam Online, mereka menyuarakan tuntutan agar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) mundur dari jabatannya.
 
Mereka menolak keras adanya penggusuran yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terutama terhadap kawasan Luar Batang, Penjaringan. Kebijakan Ahok dinilai telah melanggar hak asasi manusia dan tidak menghargai warisan sejarah. Apalagi, terdapat sebuah masjid bersejarah dan makam Habib Husein bin Abubakar Alaydrus yang berdiri di kawasan itu.
 
"Menolak segala bentuk penggusuran kepada rakyat yang dilakukan secara tidak manusiawi dan menolak keterlibatan TNI/Polri dalam penggusuran yang selalu dijadikan alat untuk kepentingan Ahok," pinta mereka.
 
Selain itu massa juga menolak reklamasi dan meminta pembatalan rencana pembangunan 17 pulau di teluk Jakarta. "Karena itu kami mendesak Ahok untuk mundur dari Jabatan Gubernur DKI Jakarta dalam waktu sesingkat-singkatnya," tegas mereka.
 
Usai aksi di Balai Kota, massa kemudian mendatangi KPK untuk meminta Ahok ditangkap atas sejumlah kasus korupsi.

Suara-Islam.Online

Poskan Komentar

  1. Istifghar ziq! Elu boongin orang atas kajian lu! Elu yang boongin pancasila ziq! Elu yang nginjek2 konatitusi kita! Elu yang bilang non muslim gaboleh jadi pemimpin karena islam mayoritas. Dari situ aja lu melanggar sila 1,2,3,4,5. Gilaaa lu ziq!!!! Elu gaada kasih. Ga pantes lu jadi panutan dan berkat.

    BalasHapus

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.