FPI Online, Jakarta - Khomer adalah segala sesuatu yang memabukkan, apa pun nama dan jenisnya, bagaimana pun bentuk dan cara penggunaannya, berapa pun kadarnya, baik legal mau pun ilegal.
 
"Khomer adalah biang keladi segala kejahatan, karena siapa konsumsi khomer akan hilang akal, sehingga akan mudah melakukan segala bentuk kejahatan tanpa disadari," demikian dijelaskan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab.
 
Korban khomer atau minuman keras (miras) di Indonesia sudah terlalu banyak dan terus berjatuhan, yang terbaru kasus kematian siswi SMP bernama Yuyun (14), warga Bengkulu. Yuyun tewas diperkosa dan dibunuh oleh 14 remaja setelah meminum miras.
 
Habib Rizieq pun mempertanyakan, sampai kapan Pemerintah dan DPR RI akan membiarkan peredaran khomer di Indonesia?
 
"Apakah sampai lebih banyak anak di bawah umur diperkosa dan dibunuh oleh para pengguna khomer?! Atau masih menunggu lebih banyak lagi ayah memperkosa anak kandungnya, dan putra memperkosa ibu kandungnya, akibat khomer?!" jelas Habib Rizieq. 
 
"Atau mungkin masih menunggu para pejabat dan para konglomerat dibunuh dulu oleh para pengguna Khomer?! Atau mungkin juga masih menanti masyarakat menyerbu dan membakar semua pabrik khomer?!" tambahnya.
 
Seperti diketahui, selama ini Habib Rizieq bersama anggota FPI selalu aktif dalam memerangi miras. Sejak FPI berdiri, mereka telah menjadikan miras sebagai musuh besar yang harus diperangi dan dibasmi.
Label: ,

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.