FPI Online, Jakarta - Hari Buruh Internasional atau biasa kita dikenal dengan May Day diperingati setiap tanggal 1 Mei di seluruh dunia termasuk di Indonesia yang oleh pemerintah tanggal 1 Mei tersebut dijadikan hari libur nasional.

Sedemikian penting dan hebohnya May Day bagi buruh baik yang berserikat maupun yang tidak sehingga setiap merayakannya selalu turun ke jalan-jalan di pusat kota sebagai ekspresi dengan membawa berbagai atribut, slogan dan pesan-pesan yang berisi tuntutan kepada pemerintah khususnya serta kepada pengusuaha pada umumnya.

Serikat Pekerja Front (SPF) sebagai organisasi buruh/pekerja juga akan turut memeriahkan dalam merayakan May Day (Hari Buruh Internasional) pada tanggal 1 Mei 2016 dengan membawa misi/pesan yang tidak bertentangan dengan AD & ART kami sebagai anak organisasi Front Pembela Islam yaitu misi/pesan da’wah dan amar ma’ruf nahi munkar dibidang perburuhan. Disamping itu, pada perayaan may day tersebut merupakan ajang bagi Serikat Pekerja Front untuk lebih dikenal oleh masyarakat pada umumnya dan masyarakat buruh pada khususnya.

Dengan keberadaan Serikat Pekerja Front di tengah-tengah buruh/pekerja di Indonesia dapat mewarnai gerakan serikat pekerja yang mengedepankan akhlakul karimah dan membawa kemaslahatan bagi ummat, buruh juga pengusaha. Dalam merayakan hari buruh 2016 ini, SPF lebih mengutamakan kegiatan yang atau aksi yang nyata memberikan kemaslahatan kepada ummat dari pada merayakan dengan kegiatan/aksi unjuk rasa turun ke jalan. Oleh karenanya dalam rangka hari buruh ini SPF melakukan aksi sosial dengan melakukan kegiatan pembagian sembako kepada warga korban gusuran di Luarbatang, Jakarta Utara.

Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian Serikat Pekerja Front (SPF) atas apa yang dialami oleh saudara-saudara kita di Luarbatang sebagai korban arogansi kekuasaan Gubernur DKI Jakarta (Ahok). Bantuan dari SPF diserahkan oleh Ketua Pimpinan Pusat SPF M. Ichwan Tuankotta, SH., MH. melalui POSKO KEMANUSIAN FRONT PEMBELA ISLAM yang diterima oleh Ustadz Jajang dan nantinya akan disalurkan kepada warga korban gusuran.

Adapun paket sumbangan yang diserahkan berupa 100 dus paket sembako, 11 duz pop mie, 10 karung beras, 3 duz indomie, 2 duz kopi dan uang tunai Rp. 350.000,-. Sumbangan tersebut berasal dari anggota SPF Unit Kerja PT. D&D Packaging Indonesia Cikarang, SPF Unit Kerja PT. ECOLAB International Indonesia Citeurep, Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Front (PP-SPF) serta dari beberapa donatur.

Menurut Ketua Pimpinan Pusat SPF, M. Ichwan Tuankotta, SH., MH., dalam sambutannya saat penyerahan bantuan tersebut mengatakan bahwa “Serikat Pekerja Front mempunyai dua agenda wajib setiap tahunnya yang harus diikuti oleh anggota SPF yaitu perayaan may day dan milad FPI. Untuk perayaan mayday kali ini SPF lebih mengutamakan aksi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dari pada merayakan dengan turun kejalan.

Aksi sosial ini insya Allah menjadi agenda tahunan SPF dalam merayakan mayday, mudah-mudahan aksi sosial semacam ini kedepannya tidak hanya dilakukan oleh SPF, tetapi serikat pekerja/buruh yang lainpun bisa mengadakan aksi sosial seperti ini sehingga perayaan mayday bener-benar memberi kebahagian bagi buruh itu sendiri yang melakukan aksi sosial, juga masyarakat yang menerima bantuan dari serikat buruh tersebut. Pungkasnya.

Setelah menyerahkan bantuan di POSKO KEMANUSIAAN FPI dan ngobrol dengan para relawan FPI, rombongan SPF mengunjungi lokasi gusuran dan berdialog sebentar dengan warga korban gusuran, kemudian dilanjutkan dengan sholat dzuhur berjamaah di masjid Kramat Luar Batang, dan pulang ke tempat masing-masing.

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.