FPI Online, Bandung - Front Pembela Islam (FPI) Bandung Raya mendatangi kantor Pemkot Bandung, Jalan Wastukancana, Kamis (11/5/2015). Mereka meminta Pemkot Bandung untuk menjaga kenyamanan Kota Bandung selama bulan Ramadan mendatang.

FPI datang bersama rombongan menuju pintu Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana. Mereka membawa mobil komando serta beberapa mobil dan motor.

Sekitar 10 orang perwakilan diterima di Ruang Tengah oleh Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial. Selain FPI, hadir pula Kapolsek Sumur Bandung Kompol Wadi S.

Oded kemudian mempersilakan kepada perwakilan FPI untuk menyuarakan keinginannya.

"Kami datang ke sini berharap kepada pemerintah kota Bandung untuk menutup total semua tempat pemicu kemungkaran. Seperti tempat hiburan, karaoke, tempat judi dan lainnya," kata Sekretaris FPI Bandung Raya Agus Mulyana.

Jika tidak mengindahkan keinginan mereka, FPI mengaku tidak akan segan untuk melakukan sweeping sendirian.

"Apabila pemkot dan seluruh jajarannya tidak ada yang mewujudkan keinginan kami, maka kami akan terus bergerak mewujudkannya didasari keyakinan bahwa itu adalah salah satu syariat Islam yang harus kami perjuangkan," tegas Agus.

FPI juga membeberkan beberapa peristiwa di lapangan yang dianggap tidak mendapat perhatian dari Pemkot Bandung. Seperti mudahnya mendapat izin menjual minuman keras dan pembiaran gudang miras di Kiaraconcong.

"Masa hanya beberapa ratus meter dari Mapolsek Kiaracondong ada gudang minuman keras dibiarkan saja. Bagaimana itu?" ungkapnya.

Menanggapi hal itu Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial berterimakasih kepada FPI yang sudah memberikan informasi. Oded mengakui terbatasnya personnel Satpol PP di lapangan membuat pihaknya sering kecolongan.

"Kami menyambut dan mengapresiasi dalam menyambut kemuliaan Bulan Ramadan. Kalau informasi miras-miras seperti itu saya berharap bisa menyampaikan langsung kepada kami agar bisa ditindak langsung, silakan catat nomor hp saya. Kalau sudah di lapangan kadang-kadang kami tidak paham, boleh jadi ada oknum-oknum," ujar Oded seraya memberikan nomor ponselnya kepada para tamu dari FPI.

Audiensi berlangsung sekitar 30 menit. Setelah perwakilan kembali bergabung dengan rombongan, mereka membubarkan diri.
Label: ,

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.