FPI Online, Jakarta - Letjen TNI (Purn) Johannes Suryo Prabowo dalam postingan akun facebooknya mengungkapkan Yang RASIS itu siapa ? Yang bawa-bawa AGAMA itu siapa ?

Menurutnya ahok Terlalu etrims dalam berstatement dan anti kritik yang menggambarkan Ahok anti demokrasi. 

Karena ahok gak mau di kritik, Jika ada yang kritik ahok sedikit aja dengan membawa etnis kecinaannya dia lansung marah dengan mengatakan orang tersebut rasis. Seolah-olah Ahok berlindung di balik isu rasis, Padahal seperti yang kita tahu banyak pendukung ahok yang menyebut Onta arab tak ada yang bilang rasis. Kenapa begitu orang menyebut dengan etnis cina ahok lansung bilang rasis.

Berikut Petikan postingan Letjen TNI (Purn) Johannes Suryo Prabowo pada akun facebooknya.

"Yang RASIS itu siapa ?
Yang bawa-bawa AGAMA itu siapa ?
Mengapa #Ahok dgn pakaian dinasnya, di kantor Gubernur DKI, koq bersama istrinya sampai buat pencitraan di TV Negara China, pakai Bahasa Tionghoa dan 'menyombongkan' kepada leluhurnya, bahwa dia tidak melupakan leluhurnya, dan seolah-olah dia itu pemberani, anti mainstream, anti korupsi, pahlawan Demokrasi dan Bhinneka Tunggal Ika.

Hmmm ...
Seharusnya #TemanAhok mengingatkan ada nya UU 24/2009 yg diantaranya mewajibkan pejabat Negara menggunakan Bahasa Indonesia. Serta UU 9/2010 ttg Keprotokolan utk mengetahui posisi #Ahok sebagai pejabat negara.”
Label: ,

Poskan Komentar

  1. DEAR KAWAN-KAWAN PAK AHOK, Semua orang harus tahu. Kalau belum tahu: Pak Ahok tokoh Gubernur yang paling FORMIDABEL, FENOMENAL, FLAMBOYAN, FANTASTIK dan FUTURISTIK (5 F)!
    Pak Ahok ternyata berhasil memborong semua Piala Penghargaan Anugerah Pangripta Nusantara (APN) 2016 yang ada dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebagai provinsi terbaik di Indonesia! Pemprov DKI dinilai memiliki perencanaan terbaik, perencanaan paling Inovatif, perencanaan paling Progresif, serta pencapaian Millennium Development Goals (MDGs) tertinggi tahun 2015. Empat penghargaan sekaligus ini membuat pak AHOK kaget sebab baru pertama kali diperoleh dalam sejarah.
    Tokoh agama paling terkemuka seperti Azyumardi Azra, Emha Ainun Nadjib (Cak Nun), Din Syamsuddin, Ahmad Syafii Ma’arif (Buya), Nusron Wahid dll merupakan pendukung Pak AHOK,yang lengkapnya bernama BASUKI TJAHAYA PURNAMA atau BTP:
    B = Berani, Bersih dan Brilyan
    T = Transparan, Tegas dan Tuntas
    P = Profesional, Piawai dan Pahlawan (anti korupsi).

    Pak Ahok LOYAL teristimewa terhadap semua warga ibukota, lebih dari pada parpol sendiri (seperti Gerindra, PDIP). Juga loyal dan konsisten pada keyakinan dan agamanya.

    Beliau keras dan kasar teristimewa pada orang-orangnya yang malas, tak becus ngeyel terus, menghadapi penipu, pencuri uang rakyat (para koruptor), Akan tetapi lebih baik pemimpin yang kadang-kadang amat keras dan kasar, tapi anti-korupsi, ketimbang pemimpin yang selalu lemah-lembut dan sopan-santun, tapi korupsi, suka disuap.

    Pak AHOK mendapat penghargaan YAP THIAM HIEN dan GUS DUR awards karena berani, tegas dan konsisten memberantas korupsi. Ia bukan SUPERMAN, melainkan pengayom masyarakat ibukota. Elektabilitas dan popularitas Pak AHOK sampai kini belum pernah tersaingi!

    Segenap jiwa raganya ia abdikan untuk menjadikan Jakarta MAJU, Jakarta BARU! Berjuang terus, Pak AHOK Menuju DKI I ! Anak-anak, Remaja, Pemuda dan Semua yang berkemauan baik mendambakan Pak AHOK menjadi suri teladan Pemimpin Panutan Bangsa Indonesia!

    BalasHapus

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.