FPI Online, Jakarta - Belakangan ini diberbagi media sosial ramai memperdebatkan pemberitaan tentang tingkah laku "Islam Nusantara" yang menyanjung Hary Tanoe Bos MNC Group berceramah di masjid dan pesantren, disambut dengan hadroh, santriwati berebut salaman dengan mencium tangannya.

Di lain hari mereka begitu bersemangat menolak dakwah dari seorang habaib yang sudah jelas beragam Islam yaitu ketika Habib Sholeh Al-Jufri  memberikan pengajian umum di Masjid Agung Al-Munawarah Tulungagung, mereka datang sebanyak lima truck berseragam Banser dan GP Anshor membubarkan acara Isra Wal Miraj Nabi Muhammad SAW yang mengundang penceramah Habib Sholeh Al-Jufri dari Ponpes Darul Mustofa, Solo.

Kunjungan Hary Tanoe bermula di Pondok Pesantren Al Tsaqafah milik Said Aqil Siraj di Ciganjur, Jakarta Selatan pada Minggu (13/03/2016). Setelah pertemuan di hari tersebut Hary Tanoe diperkenalkan ke sejumlah pimpinan pesantren lainnya dan diperkenankan bercerah di Masjid juga bersalaman dengan para santri dan santriwati.

Pemandangan ini menjadi miris karena mereka yang selama ini menamakan diri sebagai penebar "Islam Nusantara" begitu akrab dan bisa bermesraan dengan non muslim tapi mereka menentang dakwah seorang ulama yang sangat santun Habib Sholeh Al-Jufri piminan Majelis Rasulullah ketika akan berceramah pada peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW pada Jum'at (22/4/2016) di Masjid Agung Al-Munawarah Tulungagung.

Tanggapan Ketua Ansor Garis Lurus KH. Jakfar Shadiq
“GP Ansor Tulungagung salah sasaran. Habib Sholeh Al Jufri dari Solo adalah Ketua Majelis Rasulullah. Beliau secara rutin tiap bulan mengisi pengajian dimasjid kemajoran Surabaya yang mana masjid tersebut dibawah naungan PCNU Surabaya. Beliau juga secara rutin mengisi pengajian dipondok -pondok dan masjid -masjid NU di Madura. Kami Ansor NU GL atau Ansor Aswaja GL sangat kecewa dengan sikap Ansor Tulungagung. Ana pengurus PW GP Absor Jatim sejak 1999 – 2014.
Label: ,

Poskan Komentar

  1. Ingat firman Alloh ta'ala dalam alqur'an . TIDAK AKAN RIDHO ORANG YAHUDI & NASRONI SEHINGGA MENGIKUTI AGAMA MEREKA. Walaupun dhohirnya memperihatkan kebaikan tapi hati ingin memurtadkan. Ingat yaa akhina muslimin

    BalasHapus
  2. Entah bagaimana kita melawan tokoh syiah dan liberal yang menyerang semua muslim yang tidak sepaham dengan tuduhan wahabi, memanfaatkan isu terorisme demi menghapus kesalahan dan membenarkan kesesatan mereka, saya tidak asal menuduh mereka sesat, tapi berdasarkan QS. Al-Ahzab: 29-31. sangat jelas mereka telah mendurhakai perintah Allah dan rasul-nya

    BalasHapus
  3. Lelah rasanya ditodong dengan pendapat mereka yang harus disetujui, "kamu wahabi kan ? Buktinya kita tidak sepaham"
    Melelahkan sekali ada disituasi ini

    BalasHapus
  4. Masyarakat kita seperti jatuh cinta dengan kata manis para tokoh syiah dan liberal, sehingga jika ada seseorang meskipun aswaja dituduh wahabi jika tidak sepaham
    masyarakat seperti dijinakkan oleh mereka hingga akan dengan mudah menyerang siapa saja yang menentang tuannya

    BalasHapus
  5. Saya sangat berharap FPI dan semua barisan yang berdiri bersamanya sebagai ujung tombak aswaja di indonesia saat ini mampu menyelamatkan kita semua dari orang² yg ingin meracuni pikiran kita, mencuci otak kita, memprovokasi, dan menjadi pemimpin yg teramat sangat otoriter dan seakan kuasanya lebih besar dari tuhan sekalipun dalam perang proxy yang mereka lancarkan kali ini

    BalasHapus
  6. Seakan pendapat dan kata² mereka mampu merubah ayat suci, seenaknya merubah ayat suci yang tidak sesuai dengan yg mereka
    inginkan
    Tidak tahan lagi saya berada di tengah masyarakat yang membela mereka secara membabi buta
    bernafaspun terasa sulit dan sakit melihat umat islam dicemari pemikiran² kotor mereka
    motivasi apa yang menunjang hawa nafsu sebesar itu

    BalasHapus

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.