FPI Online, Jakarta - Kasus pembelian lahan Sumber Waras nampaknya mulai kehilangan arah. KPK yang pernah memanggil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok beberapa waktu lalu tidak menunjukkan hasil signifikan.
Padahal data pelanggaran yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Kuangan (BPK) ataupun lainnya menunjukkan telah ada pelanggaran. Gerakan Tangkap Ahok (GTA) pun tidak tinggal diam. Mereka yang menurut informasi akan melakukan demo di depan KPK berharap kasus tersbut segera diselesaikan.
Mereka pun mengeluarkan tuntutan, di antaranya KPK harus menuntaskan penanganan Sumber Waras. “Mendesak KPK agar serius dalam menangani kasus korupsi berjamaah pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras,” demikian yang terlampir dalam undangan.
GTA juga meminta kepada KPK, melihat bukti-bukti yang ada, Ahok sudah dapat dijadikan tersangka. “Segera tetapkan Ahok sebagai tersangka, karena terlibat korupsi pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras, yang menyebabkan kerugian negara sebanyak Rp. 191 Milyar.”
Bila tuntutan itu tidak diamini oleh KPK, maka gerakan ini meminta lima pimpinan KPK untuk segera mengundurkan diri. “Apabila tuntutan ini tidak segera ditindak lanjuti oleh ke lima Pimpinan KPK, maka kami atas nama Gerakan Tangkap Ahok (GTA) meminta ke lima Pimpinan KPK untuk mundur dari jabatanya.”
Sebelumnya telah banyak membuka bahwa adaya beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta di dalam membeli lahan tersebut. Misalkan saja yang kentara ialah tidak sesuainya antara tanah dengan alamat tanah yang dibeli.

Sumber : Voa-Islam.com
Label: ,

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.