FPI Online, Jakarta  - Komisi III DPR RI berencana memanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menanyakan perkembangan penanganan kasus pembelian lahan RS Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo menyatakan bahwa pemanggilan itu untuk menindaklanjuti laporan masyarakat kepada Komisi Hukum DPR RI tersebut. Mereka ingin mengetahui sekuat apa investigasi yang dilakukan KPK.

"Untuk tanya kenapa belum jalan kasusnya," katanya saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan Jakarta, Rabu (16/3).

Tidak hanya memanggil Komisi Antirasuah, pihaknya juga akan memanggil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

"Kami panggil pihak-pihak yang terkait. Misalnya Kepala Dinas yang berwenang berikan DOP, kepala anggaran yang berwenang berikan persetujuan pembayaran tanah, baru kemudian termasuk Pak Ahok untuk jelaskan," paparnya.

Seperti diketahui, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya kerugian negara mencapai Rp 191 miliar dari pembelian lahan RS Sumber Waras seluas 3,7 hektar itu. BPK menilai proses pembelian tidak sesuai prosedur, dan Pemprov DKI membeli dengan harga lebih mahal dari seharusnya.

BPK sebelumnya juga menemukan enam penyimpangan dalam pembelian lahan Sumber Waras, yakni penyimpangan dalam tahap perencanaan, penganggaran, tim, pengadaan pembelian lahan RS Sumber Waras, penentuan harga, serta penyerahan hasil.

Sumber: rmol

Red : Abdullah
Label: ,

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.