FPI Online, Pakistan - Pemerintah Pakistan menghukum mati seorang pria, yang membunuh Gubernur Punjab atas seruannya mengubah undang-undang  penistaan agama, dengan ancaman hukuman mati karena menghina Islam.

Namanya Malik Mumtaz Hussain Qadri, atau dikenal dengan Mumtaz Qadri, seorang tentara pengawal pribadi Gubernur Punjab, Pakistan.

5 tahun lalu, ia telah membunuh Gubernur bernama Salman Tasir di Wilayah Punjab, Pakistan.

video
Video Pemakaman

Setelah penangkapannya, Qadri mengatakan kepada polisi bahwa ia membunuh Tasir karena gubernur tersebut  menentang  tuntutan hukuman mati bagi seorang perempuan Nasrani bernama Asia Bibi yang telah menginjak Al-Qur’an dalam perkara penghinaan agama Islam.

Gubernur tersebut membela si penista Islam dan mengatakan bahwa undang-undang Pakistan yang menegaskan hukuman bagi orang yang menghina Rasulullah SAW dan penistaan agama dengan hukuman mati, merupakan undang-undang gelap yang harus diamandement. Ia juga mencaci maki dan menghina Rasulullah SAW di depan puluhan orang, yang membuat Mumtaz Qadri spontan membunuh gubernur tersebut dengan 40 tembakan bertubi-tubi, karena tidak rela Nabinya dihina.

Sumber : Kabarnet

Red : Abdullah

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.