Oleh: Husein Ali Assegaf

Seperti kita ketahui bersama bahwa insyaallah pada tanggal 9 maret 2016 akan terjadi gerhana matahari total ,sudah seharusnya kita sebagai muslim mengambil hikmah dibalik peristiwa alam seperti ini, berikut adalah penjelasan dan hikmah mengenai peristiwa gerhana baik yang disebutkan dalam Al Quran ataupun hadits shahih

Allah swt berfirman: " Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak (penuh hikmah dan tidak sia-sia) dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang Mengetahui" (QS. Yunus: 5)

Di riwayatkan oleh sayyidah aisyah r.anha dalam hadits yang tertera pada kitab  "Shohih Al-Bukhoriy"  bahwasanya telah terjadi gerhana matahari pada zaman rasulullah saw maka beliau mengajak ummatnya untuk shalat bersama dengan memperpanjang berdiri, ruku' dan sujud beliau saw, seusai shalat beliau berdiri menghadap pada ummatnya seraya berkata :

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah, tidaklah terjadi gerhana karena kematian seseorang, tidak pula karena kelahirannya, maka jika kalian melihat gerhana, perbanyaklah berdo'a kepada Allah, bertakbir, sholat dan bersedekah.” 

fenomena seperti ini adalah tanda kebesaran yang Allah swt tunjukkan pada hambanya, menunjukkan bahwa tiada yang lebih kuat dan berkuasa kecuali Allah, sehingga kita di ajak oleh rasulullah saw untuk merendahkan diri, takut dan berserah diri kepadaNYA

Dengan hadits ini ulama' menjelaskan kesunnahan shalat ketika gerhana (baik gerhana matahari atau bulan) secara berjama'ah dan di akhiri dengan dua khutbah

Waktu shalat gerhana dimulai sejak terlihatnya gerhana (matahari atau bulan), dan selesai dengan injila' (terangnya) bulan atau tampaknya matahari

Adapun tata cara shalat gerhana matahari secara ringkas adalah sebagai berikut :
1. Niat shalat 2 roka'at gerhana matahari
"أصلي سنة كسوف الشمس ركعتين لله تعالى "
2.Membaca surat al-fatihah dan dilanjutkan dengan surat pendek
3. ruku'
4.Bangun dari posisi ruku', kemudian membaca surat al-fatihah dan surat pendek
5.ruku' kedua (masih roka'at pertama)
6.I'tidal
7.Sujud (dilanjutkan seperti biasa dan setelah berdiri tata cara seperti roka'at pertama yaitu dengan dua kali membaca al-fatihah dan dua ruku') 
8. Setelah tasyahud akhir pada roka'at kedua, di akhiri dengan salam
9.Setelah sholat selesai disunatkan khutbah dua kali seperti khutbah jum'ah , adapun isi khutbah yg perlu ditekankan adalah ajakan untuk taubah dari dosa-dosa , berbuat baik dengan shoaqoh dan memerdekakan budak

Setelah shalat dan dua khutbah dilaksanakan, di anjurkan untuk memperbanyak bertakbir, berdo'a, bersedekah dan bertafakkur tentang kebesaran Allah swt dengan selalu merendahkan diri, karena sesungguhnya tiada kekuatan dan kemampuan kecuali dari Allah swt

Wallahu a'lam, semoga bermanfaat.


* Penulis adalah Anggota divisi Fiqih dan Ushul Fiqih FMI Jatim & Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Al-Ahgaff.

Red : FPI Online/ Abdullah

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.