FPI Online, Jakarta  - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali menegaskan dukungannya untuk melegalkan praktik lokalisasi di Jakarta. Bahkan menurutnya, pelacuran dianggap lebih tidak merusak dibandingkan selingkuh.

"Selingkuh sama main pelacur lebih baik mana? Mungkin masih lebih baik melacur enggak ngerusak keluarga orang," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (1/3/2016).

Meski mendukung lokalisasi, Ahok tidak masuk ke perdebatan apakah pelacuran itu merupakan perbuatan dosa atau tidak. Menurut dia, hanya Tuhan yang bisa menentukan seseorang telah berdosa atau tidak.

"Tapi dua-duanya (orang selingkuh dan main pelacur) berdosa enggak? Dosa. Urusan masuk neraka, masuk surga bukan urusan saya, itu urusan Tuhan," tegas Ahok.

Menurutnya, persoalan prostitusi merupakan masalah pelik dan cukup sulit untuk dilegalkan di Jakarta karena tidak ada dasar hukum yang bisa memayunginya.

"Kamu catat baik-baik, Ahok itu mendukung lokalisasi cuma sayangnya aturan kita tidak mendukung. Itu masalahnya," tandasnya.

Sumber: rimanews

Red : Abdullah
Label: ,

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.