FPI Online, Banyumas – Beberapa hari ini diramaikan oleh media online adanya spanduk penolakan kedatangan Imam Besar FPI, Habib Muhammad Rizieq Shihab di banyumas Jateng. Spanduk tersebut mencatut beberapa nama ormas islam seperti Anshor, Banser, PMII dan lainnya.  Mereka menamakan diri kelompok Koalisi Banteng Nusantara. Namun aliansi ini belum memiliki kejelasan dimana kedudukan dan keberadaannya.

FPI Online mencoba mencari informasi dilapangan mengenai penolakan ini dan mendapati beberapa fakta  yang cukup mengejutkan dari Anshor, Banser dan PMII yang menyatakan bahwa ormas mereka tidak tahu menahu tentang rencana penolakan tersebut dan menolak nama mereka dicatut dalam penolakan FPI di Banyumas.

Dari beberapa surat yang kami dapati terdapat indikasi adanya upaya memprovokasi dan adu domba umat islam dibanyumas yang menciptakan instabilitas sebagaimana PC Anshor menilai bernuansa provokasi dalam spanduk tersebut. Seperti yang disebutkan dalam surat PC ANSHOR “Keberatan terhadap pemasangan logo ANSHOR pada spanduk penolakan FPI karena bersifat PROVOKATIF. Mohon kiranya pada seluruh pihak berwenang untuk menindaklanjuti keberatan kami”.



Surat Ashor juga menyatakan “tidak keberatan kedatangan Habib Rizieq Syihab dalam acara silaturahmi dan dialoq ukhuwah islamiyah” , yang ditandatangani oleh Ketua PC Anshor Ahmad Tantowi. Begitu pula Slamet ibnu Anshori dari Banser Banyumas dan PMII yang keberatan nama organisasinya di catut dalam spanduk untuk menolak kedatangan Habib Rizieq Shihab. Dan meminta kepada aparat yang berwenang untuk segera menurunkan spanduk tersebut.

Hingga berita ini diturunkan belum ada tanda tanda spanduk tersebut diturunkan oleh aparat yang berwenang dan menyidik oknum provokator yang berusaha menciptakan instabilitas di banyumas.


Red: Abdullah

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.