FPI Online, Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) menyatakan statement Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) tentang sekolah dilarang menyembelih kurban itu sejatinya telah melecehkan umat Islam.

Ahok berdalih pelarangan pemotongan hewan kurban di sekolah untuk mencegah penyebaran penyakit.

"(Pelarangan pemotongan hewan kurban di sekolah) disebutkan (di Ingub). Seharusnya memang tidak boleh, karena darahnya mencurah ke tanah dan kebanyakan anak-anak bisa tertular penyakit," kata Ahok di Dinas Pelayanan Pajak, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2015).

Ahok mengaku, pemotongan hewan kurban seharusnya dipusatkan di rumah pemotongan hewan (RPH). Jika mengikuti peraturan di Arab Saudi, pemotongan hewan kurban tidak dilakukan di pinggir jalan.

"Arab Saudi saja larang darah hewan tercurah ke tanah, masa kita enggak ikuti? Kalau kita enggak mau ikuti Arab Saudi, ya lo kalau salat enggak usah menghadap kiblat," kata Ahok dengan nada tinggi.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat FPI KH. Jafar Sidiq mengatakan, sejatinya berkurban baik di masjid dan sekolah sudah menjadi tradisi warga Jakarta. Kurban di sekolah pun memberikan pelajaran terhadap anak-anak di sekolah. 

"Ahok bilang sekolah dilarang kurban dan shalatnya tidak menghadap kiblat, itu suatu pelecehan bagi umat Islam. Kurban di sekolah itu mengajarkan rasa berbagi di mata anak-anak," ujarnya seperti dikutip Sindonews, Rabu (9/9/2015).

Menurut Kyai Jakfar, Ahok itu sudah tidak pantas lagi di anggap sebagai Gubernur DKI Jakarta lagi, selain selalu bertutur kata buruk dan selalu menyakiti hati rakyatnya. Dia pun tidak pernah sekali pun memberikan pengajaran baik terhadap generasi penerus di Jakarta.

"Tiap hari bermulut seperti comberan dan apa yang dapat diambil dari Ahok oleh generasi muda? Dan apa yang diberikannya pada Jakarta? Tidak ada. Sampai kapan pun, Kami tidak setuju dengan dia," pungkasnya.

Sebelumnya, Ahok mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 168 Tahun 2015 tentang Pengendalian, Penampungan, dan Pemotongan Hewan.‎

Hal ini terkait menyambut Hari Raya Idul Adha tahun 2015/1436 Hijriah. Di dalamnya berisi larangan penjualan serta pemotongan hewan kurban di pinggir jalan, tak terkecuali pemotongan di sekolah-sekolah.

Selain itu, Ahok juga menginstruksikan Kepala Satpol PP DKI untuk melaksanakan penertiban lokasi penampungan dan penjualan hewan kurban yang tidak resmi.

Red: Hdd

Label:

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.