FPI Online, Purwakarta - Front Mahasiswa Islam (FMI) Pusat pada hari Ahad lalu (20/9) menggelar kegiatan pembekalan dan strategi sekaligus pengukuhan pengurus baru FMI Purwakarta Jawa Barat. Acara digelar di pondok pesantren Ibnu Sina Purwakarta.

Acara diikuti oleh beberapa pengurus dan anggota FPI DPW Purwakarta serta dari cabang-cabang daerah sekitarnya.  

Ustad Dadang selaku ketua DPW FPI Purwakarta menyambut baik dan senang dengan  digelarnya kegiatan ini. Dalam sambutannya, Ustad Dadang mengatakan FPI lewaf FMI-nya perlu terus melakukan konsolidasi dan penguatan organisasi dan pergerakan. Terlebih Purwakarta saat ini sedang mendapat musibah dengan merebaknya kemusyrikannya yang dipaksakan oleh bupatinya.

Ketua FMI Pusat, Habib Ali Alatas selaku pemateri utama memaparkan mengenai strategi pergerakan Front Mahasiswa Islam. Ia menekankan akan pentingnya peningkatan kualitas dan kapasitas intelektual anggota FMI,

“Kegiatan kita harus terukur, pertama kali mengukur diri, ibda bi nafsi, lewat analisis SWOT, gunanya supaya gerakan FMI efektif dan efisien dalam menggunakan sumber daya organisasi.” Katanya menjelaskan.

Selain itu, Habib Ali dalam pemaparannya juga mengulas mengenai Islam Nusantara, Hal ini penting disampaikan, karena disinyalir Bupati Purwakarta telah berusaha menyebarkan kemusyrikan dengan berlindung di bawah wacana Islam nusantara

Ia juga berpesan kepada segenap anggota FMI Purwakarta agar senantiasa membudayakan kegiatan tulis menulis.

Ketika ditanya soal perkembangan FMI,  Habib Ali Alatas selaku Ketua FMI Pusat mengatakan kepada FPI Online, Insya Allah dalam waktu deket akan ada deklarasi FMI cabang Tangerang Selatan.

“Kita sedang dalam pembicaraan untuk pembentukan FMI Banten dan Jawa Barat, serta di Jawa Timur sedang dalam proses penyusunan. Mohon doanya.” Pungkas Habib Ali.


Red: Farhan
Label:

Poskan Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.