Terkini

Assalamualaikum wr wb.

Kepada seluruh ummat yang telah berpartisipasi untuk terselenggaranya Aksi Bela Islam ke lll SUPER DAMAI  212 di Monas terlebih-lebih kepada para Ulama, tuan-tuan guru dan aparatur pemerintahan yang telah bahu membahu demi suksesnya acara yang berkah ini sehingga acara berjalan penuh berkah, rahmah dan hikmah.

 Semoga Allah SWT membalas di dunia dan akhirat serta memenangkan perjuangan bangsa Indonesia agar tegak hukum secara adil terhadap penista agama di NKRI. Jazaakumullaah ahsanal jazaa'. 

Wassalamu'alaikum wr wb. 

KH. Ahmad Shabri Lubis

Ketua umum DPP FPI.

Anggota Pembina GNPF-MUI

TERIMA KASIH & PENGHARGAAN

GNPF MUI dengan penuh rasa mahabbah dalam suasana Haru Biru secara tulus dan ikhlas menyampaikan berjuta Terima Kasih dan Penghargaan yang tinggi kepada segenap Umat Islam yang telah ikut serta mendukung Aksi Bela Islam 1 dan 2 serta 3 dalam bentuk apa pun.

Khususnya Terima Kasih kepada para Habaib dan Ulama serta Tokoh Islam dari berbagai kalangan dan elemen bangsa yang telah ikut membimbing dan menyemangati umat Islam untuk mensukseskan Aksi Bela Islam 3 pada hari Jum'at 2 Desember 2016.

Begitu juga kepada segenap Tim Medis, Hukum, Humas, Logistik, Sound Sistem, Perlengkapan, Pengamanan, Kebersihan, Dokumentasi, Informasi, Komunikasi, Media, dan lain sebagainya yang telah bekerja keras mensukseskan Aksi Bela Islam.

Setiap bentuk dukungan anda, mulai dari Doa hingga Pengorbanan Harta Benda dan Jiwa Raga telah menjadi Energi Kekuatan yang luar biasa mengobarkan semangat juang Umat Islam pada umumnya dan semangat kerja seluruh Divisi GNPF MUI pada khususnya selaku panitia pemegang amanat umat.

Terima Kasih yang besar juga kami sampaikan kepada TNI dan POLRI yang pada akhirnya justru mendukung dan ikut serta dalam Aksi Bela Islam 3 : 212, bahkan turut memfasilitasinya.

Terima Kasih yang tidak kalah besar kami sampaikan kepada Presiden dan Wakil Presiden serta jajaran kabinetnya yang pada akhirnya ikut Shalat Jum'at bersama Umat Islam di Monas, bahkan menyapa dan berterima kasih serta mengapresiasi kedamaian dan ketertiban Umat Islam dalam Aksi Bela Islam 3.

Semoga Allah SWT memberkahi Indonesia dengan tegak Syari'at-Nya sepanjang zaman di NKRI.

KEMENANGAN AKSI 212
SEBAGAI ANUGERAH ALLAH SWT

1. Penggembosan terhadap Aksi Bela Islam 3 : 212 jauh lebih dahsyat daripada Penggembosan Aksi Bela Islam 2 : 411, namun dengan pertolongan Allah SWT ternyata yang hadir lebih banyak lagi.

2. Saat terjadi Penggembosan melalui Teror dan Ancaman terhadap Perusahaan Transportasi di berbagai daerah, Allah SWT menggerakkan para Pejuang Islam Ciamis untuk berjalan kaki ke Jakarta, yang kemudian di sepanjang jalan disambut antusias masyarakat dengan menyiapkan makan dan minum serta tempat istirahatnya, bahkan kemudian Aksi Jalan Kaki diikuti juga oleh Bandung, Bogor dan Depok serta berbagai wilayah pelosok Ibu Kota Jakarta.

3. Diperkirakan Peserta Aksi 411 sekitar 3,2 juta orang, sedang Aksi 212 sekitar 7,5 juta orang, namun demikian dengan izin Allah SWT ternyata Aksi 212 berhasil menjadi AKSI SUPER DAMAI, karena lebih damai dan lebih tertib lagi, bahkan lebih bersih dibanding Aksi-Aksi sebelumnya.

4. Semua keindahan persaudaraan dan persatuan serta kebersamaan dan kasih sayang pada Aksi Bela Islam 1 : 1410 dan Aksi Bela Islam 2 : 411 kembali terlihat dan terpancar dalam Aksi Bela Islam 3 : 212, bahkan lebih nyata dan jelas.

5. Shalat Jum'at dalam Aksi 212 yang semula dilarang digelar di Thamrin dan Sudirman, sehingga dipindah ke Monas, akhirnya dengan karunia Allah SWT jama'ah Shalat Jum'at Aksi 212 tumpah ruah keluar Monas memenuhi hingga Kwitang dan Senen serta Sudirman dan Thamrin. Bahkan di akhir acara usai Shalat Jum'at dengan izin Allah SWT digelar PAWAI KEMENANGAN UMAT ISLAM sepanjang Thamrin Sudirman, sehingga Para Ulama dan Tokoh GNPF MUI bisa menyapa dan menyalami serta melepas pulang para Peserra Aksi dengan tertib dan damai.

6. Aksi Bela Islam yang semula menjadi kekhawatiran Polisi, tapi akhirnya dengan anugerah Allah SWT justru polisi ikut serta hadir dan mengisi Aksi 212 bahkan turut serta memfasilitasinya.

7. Dengan izin Allah SWT Presiden dan Wakil Presiden serta sejumlah Menko dan Menteri tidak punya pilihan lain, sehingga harus hadir turut mendengarkan Khutbah Jum'at dan ikut Shalat Jum'at, hingga tampil depan Aksi Bela Islam 3 untuk menyapa dan mengapresiasi serta berterima kasih atas kedamaian dan ketertiban umat Islam.

8. Dengan kuasa Allah SWT saat Aksi 212 digelar sejak pagi cuaca mendung dan awan hitam menutup lokasi acara, serta udara sejuk dan hembusan anginnya dingin, sehingga acara berjalan dengan khidmat dan penuh keharuan.

9. Sesaat menjelang Shalat Jum'at, Allah SWT mengguyur seluruh wilayah Aksi Bela Islam 3 dengan Air Hujan, sehingga segenap Peserta Aksi langsung bisa BERWUDHU dengan Air Hujan di tempat masing-masing tanpa bergerak ke tempat lain.

10. Saat Khutbah Jum'at disampaikan, hujan mulai reda sehingga umat Islam dapat dengan khidmat mendengarkan Khutbah, sekaligus khusyu' mengikuti Shalat Jum'at dan Doa Qunut Nazilahnya.


MAJELIS RUTIN 
MARKAZ SYARIAH PETAMBURAN 
TIAP AHAD PERTAMA 

Besok Ahad 4 Desember 2016
Jam 08.00 s/d 12.00 WIB
Markaz Syariah, Jl. Petamburan III Tanah Abang - Jakarta Pusat.

Bersama Al-Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab dan GNPF-MUI.

Tema: Evaluasi Aksi Bela Islam III

Insya Allah akan disiarkan secara live via:

1. Radio FPI : www.radioFPI.com.
Bagi pengguna Android bisa downloads aplikasinya di Play Store, ketik di Pencarian "Radio FPI"

Sejumlah sahabat dan rekan kami, seperti Rahmawati Soekarnoputeri, Ratna Sarumpaet, Ahmad Dhani, Sri Bintang Pamungkas, Aditywarman, Kivlan Zein, dan beberapa aktivis lainnya, di pagi hari sebelum Aksi Bela Islam 3 digelar , mereka semua ditahan polisi dengan dugaan MAKAR.

Setahu saya, mereka semua orang baik. Sepanjang diskusi dengan saya, mereka punya semangat nasionalisme yang tinggi. Saya tidak pernah mencium AROMA MAKAR.

Mereka hanya punya pandangan tentang perlunya kembali kepada UUD 1945 yang asli dan pentingnya menolak Komunisme dan Kapitalisme. Dan mereka sangat Anti dengan Imperialisme modern.

Saya pikir itu bukan MAKAR, itu pandangan yang harus dihormati dan dihargai, walau pun mungkin pemerintah tidak setuju. Tinggal diarahkan saja agar disalurkan lewat koridor konstitusional.

Saya sendiri setuju NKRI kembali kepada UUD 1945 yang dijiwai PIAGAM JAKARTA sesuai Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Ada pun tuntutan reformasi perubahan cukup jadikan adendum yang melekat dengan UUD 1945.

Dengan demikian, kita bisa menghargai KONSENSUS NASIONAL yang pernah disepakati para Founding Father Bangsa Indonesia pada tanggal 22 Juni 1945 menjelang Kemerdekaan Indonesia.

Saya berharap semoga POLRI bersikap Arif dan Bijak, sehingga bisa melepaskan mereka secepatnya.

Ayo ... kita bersatu membangun Dialog Antar Anak Bangsa untuk Indonesia Damai dan Bermartabat.

Allah SWT berfirman:

اِذْ يُغَشِّيْكُمُ النُّعَاسَ اَمَنَةً مِّنْهُ وَيُنَزِّلُ عَلَيْكُمْ مِّنَ السَّمَآءِ مَآءً لِّيُطَهِّرَكُمْ بِهٖ وَيُذْهِبَ عَنْكُمْ رِجْزَ الشَّيْطٰنِ وَلِيَرْبِطَ عَلٰى قُلُوْبِكُمْ وَيُثَبِّتَ بِهِ الْاَقْدَامَ 

"(Ingatlah), ketika Allah membuat kamu mengantuk untuk memberi ketenteraman dari-Nya, dan Allah menurunkan air (hujan) dari langit kepadamu untuk menyucikan kamu dengan (hujan) itu dan menghilangkan gangguan-gangguan setan dari dirimu dan untuk menguatkan hatimu serta memperteguh telapak kakimu (teguh pendirian)."
(QS. Al-Anfal: Ayat 11)

Dengan demikian jelas bahwa Hujan benerapa saat yang diturunkan Allah SWT di Monas menjelang Sholat Jum'at :

1. Menyegarkan jama'ah yang sudah lelah bahkan ada yang mengantuk karena kelelahan.

2. Mensucikan jama'ah dan memberi peluang berwudhu untuk Shalat Jum'at.

3. Perlindungan dari gangguan Syetan.

4. Memperkuat hati dan memperteguh pendirian.

5. Limpahan Rahmat sebagai tanda bahwa perjuangan diridhoi Allah SWT.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar template oleh johnwoodcock. Diberdayakan oleh Blogger.